Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Razia pihak kepolisian untuk menekan angka narkoba
Darurat Narkoba, Tahun 2018 Polisi Incar Aparat dan PNS
Minggu, 31-12-2017 | 16:33
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Peredaran narkoba di Kabupaten Ngawi sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Selama tahun 2017, kasus penyalahgunaan narkoba, yang ditangani Polres Ngawi melonjak tajam. Wilayah ini disinyalir menjadi pintu masuk peredaran narkoba dari Jawa Tengah. Ini dikatakan AKBP B.M. Pranatal Hutajulu, Kapolres Ngawi.

Untuk tahun 2018, Polres Ngawi membidik pengedar dan pengguna narkoba dari kalangan aparat keamanan dan pegawai negeri sipil.
Petugas Satuan Polres Ngawi menggelar razia narkoba terhadap bonek, puluhan suporter Persebaya. Saat penggeledahan, salah satu oknum suporter tertangkap basah, karena membawa 20 butir pil ekstasi, dalam saku celananya. 

Pelaku langsung diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini, hanyalah salah satu kasus, dari banyak perkara yang ditangani Satnarkoba Polres Ngawi.

Penanganan kasus narkoba, terus berjalan, meskipun terjadi pergantian Kapolres dari AKBP Nyoman Budiarja kepada  AKBP Pranatal Hutajulu. 

Selama tahun 2017, penyalahgunaan sabu - sabu sebanyak 13 perkara. Jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 16 orang, terdiri dari 12 pria dan 4 wanita. Barang bukti sabu sabu yang diamankan sebanyak 4,44 gram. Kasus penyalahgunaan ganja, yang ditangani sebanyak 5 perkara, dengan jumlah tersangka sebanyak 5 orang. Barang bukti, yang berhasil diamankan sebanyak 42,06 gram daun mariyuana.

Kasus pelanggaran undang - undang kesehatan, yang ditangani petugas, sebanyak 19 perkara, dengan jumlah tersangka sebanyak 20 orang, yang terdiri dari 18 pria dan 2 wanita.    

Barang bukti yang diamankan, antara lain puluhan kosmetik ilegal, jamu ilegal dan ribuan obat daftar G. Penertiban minuman keras sebanyak 229 perkara, dengan tersangka sebanyak 319 orang. Selama setahun, berhasil mengamankan dan memusnahkan sebanyak
1866 liter minuman keras, yang didominasi arak jowo.

Berperang melawan peredaran narkoba, Satuan Narkoba Polres Ngawi akan meningkatkan kinerjanya, pada tahun 2018. Polisi mengincar jaringan sindikat narkoba, yang melibatkan aparat keamanan dan pegawai negeri sipil, tambah AKP Mochamad Mukid, Kasat Narkoba Polres Ngawi. 

Darurat narkoba di Kabupaten Ngawi, seharusnya disikapi semua pihak dengan kerjasama erat. Faktanya, ego sektoral masih terjadi antar instansi. Polres Ngawi dan Badan Narkoba Kabupaten Ngawi sering terjadi miskomunikasi. 

Kondisi ini seharusnya disikapi dengan pembentukan Badan Nasional Narkoba Kabupaten Ngawi, sebagai organisasi yang terpercaya. Hingga saat ini, untuk wilayah Jatim bagian barat, khususnya Madiun dan sekitarnya, belum terbentuk.(end)




Berita Terkait


Darurat Narkoba, Tahun 2018 Polisi Incar Aparat dan PNS

Pasuruan Darurat Narkoba, Tahun Ini Sudah Ada 103 Kasus

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber