Berita Terbaru :
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
   

Viral Video Penyiksaan Anjing, Komunitas Pecinta Hewan Laporkan Pemilik Akun ke Polda
Metropolis  Jum'at, 29-12-2017 | 20:00 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Sejumlah anggota komunitas pecinta anjing di Surabaya, melaporkan sebuah akun instagram milik Herald Renhart. Pasalnya akun tersebut mengunggah video rekaman dugaan aksi penyiksaan terhadap hewan anjing yang kini menjadi viral di sejumlah media sosial.

Viralnya video yang merekam kekerasan atau tindakan brutal terhadap hewan peliharaan kembali terjadi . Di Surabaya, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan video rekaman pemuda yang diduga seorang mahasiswa swasta, sedang melakukan dugaan aksi penyiksaan terhadap anjing menggunakan kayu. 

Atas aksi tersebut, akun Herald Renhart langsung mendapatkan reaksi dari sejumlah anggota komunitas pecinta anjing di Surabaya. Komunitas pecinta anjing ini melaporkan pemilik akun instagram dengan nama Herald Renhart atas dugaan penyiksaan anjing ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur. 

Menurut pelapor, Donnie Gumilang, penyiksaan hewan ini sangat keji dan melanggar pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan hingga menyebabkan luka, bahkan kematian dengan ancaman hukuman tiga bulan penjara.

Dengan laporan ini, komunitas pecinta anjing di Surabaya berharap ada efek jera bagi pelaku, agar tidak serta merta melakukan perbuatan tersebut, bahkan sampai mengunggah pada media sosial. Mereka menganggap anjing merupakan hewan peliharaan yang dekat dengan manusia dan tidak layak untuk dikonsumsi.(end)

Berita Terkait

Teror Anjing Liar, Cabik-Cabik Kambing Warga Hingga Mati

Anjing Peliharaan Bunuh ART, Presenter Bimo Aryo: Ini Tragedi

Warga Resah Kambing-Kambing Mati Misterius, Dugaan Digigit Anjing Liar

Anjing Pitbull Lawan Teroris di Markas TNI Pasuruan
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  18 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  17 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  5 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber