Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dinkes Situbondo Bebaskan Puluhan Warga Terpasung di Akhir Tahun
Jum'at, 29-12-2017 | 18:07 wib
Oleh : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Dinas Kesehatan Situbondo membebaskan puluhan warga yang dipasung selama tahun 2017. Pasien gangguan mental ini terpaksa dipasung oleh pihak keluarga untuk menghindari perilaku yang mengganggu lingkungan sekitarnya.

Bebas pasung sudah menjadi progam Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diupayakan semaksimal mungkin oleh Dinas Kesehatan Situbondo. Alhasil, dalam kurun waktu 2017, puluhan penderita gangguan jiwa berhasil dibebaskan.
 
Di bulan Desember 2017 , Dinas Kesehatan Situbondo dibantu tim medis Puskesmas Panarukan, membesaskan seorang warga terpasung rantai. Akibat dirantai bertahun - tahun, petugas kewalahan membuka gembok rantai yang mengikat di kaki kanan Yus Unus .
 
Pemuda asal Desa Peleyan Kecamatan Panarukan ini, mengalami gangguan mental kurang lebih 5 tahun lalu. Tak lama, petugas medis pun membuka paksa gembok tersebut, menggunakan alat pemotong.
 
Warga terpasung ini merupakan satu dari puluhan warga miskin yang dipasung keluarganya karena mengalami gangguan mental. Faktor aib membuat para keluarga terpaksa melakukan pasung ke salah satu keluarga yang mengalami gangguan mental.
 
"Langkah petugas Dinas Kesehatan selanjutnya adalah melakukan proses pemulihan di puskesmas berkebutuhan khusus, setelah membebaskan warga terpasung," kata Abu Bakar Abdi , Kadis Kesehatan Situbondo. 

Dalam tahun 2017 Dinas Kesehatan Situbondo telah berhasil membebaskan 45 orang yang dipasung karena gangguan mental. Sementara keseluruhan warga terpasung, telah mendapatkan perawatan medis dan sebagian telah sembuh.(end)

Berita Terkait


Dinkes Situbondo Bebaskan Puluhan Warga Terpasung di Akhir Tahun

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber