Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Dibalik Prestasi Gemilang Cabor Catur , Orangtua Atlet Keluhkan Transparansi Anggaran dan Bonus
Jum'at, 29-12-2017 | 04:15 wib
Oleh : Sujarismanto
Pacitan pojokpitu.com, Cabang Olahraga Catur di Kabupaten Pacitan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Namun, siapa sangka dibalik prestasi gemilang olahraga catur ini, tersimpan keluhan terkait transparansi anggaran dan bonus prestasi pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah setempat.

Di tengah prestasi yang cukup gemilang, dunia olahraga catur di Kabupaten Pacitan, dirundung persoalan serius. Beragam masalah muncul ke permukaan publik, setelah sejumlah orangtua / wali atlet mengadukan dugaan praktek penyimpangan ke kantor KONI daerah setempat. 

Dugaan penyimpangan itu berupa penyelewengan bonus kejuaraan atlet berprestasi, permintaan uang tak wajar pada orangtua atlet setiap kejuaraan catur berlangsung, hingga pencurian umur dan penjualan atlet ke daerah lain pada even kejuaraan catur. 

Orangtua atlet menuntut adanya transparansi anggaran dalam setiap turnamen serta pencairan bonus pada atlet berprestasi tepat sasaran. Demikian dikatakan Sri Widati, orangtua atlet. 

Merasa banyak keganjilan terhadap pengelolaan olahraga catur, orangtua atlet, Purwati mengklaim memilih mundur dan tak lagi beraktivitas dalam dunia catur.

Sementara pelatih catur, Resi Aji, membantah semua tudingan para orangtua wali atlet terhadap Percasi. Ia mengklaim, semua penyelenggaraan kegiatan Percasi meliputi latihan hingga turnamen dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Meski masih ada yang tertunda, pencairan bonus kejuaraan diserahkan langsung kepada atlet berprestasi sesuai dengan prosedur. 

Resi Aji pun ganti menuding orang yang melapor ke KONI merupakan barisan sakit hati karena putra - putrinya tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan catur di Pacitan. 

"Sebagai induk organisasi olahraga, KONI akan menunggu klarifikasi resmi dan tertulis dari pengurus Percasi sebelum mengambil keputusan terkait pengaduan orangtua / wali atlet," tutur Heri Praptono, Sekretaris KONI. 

Dunia olahraga catur di Pacitan telah menorehkan prestasi membanggakan. Di tahun 2017 ini saja, atlet terbaiknya catur Adi Sagita berhasil menyabet tiga medali emas, sekaligus dalam kejuaraan catur dunia di Beijing, China. Di tingkat regional, atlet Pacitan juga meraih 2 emas dan dua perak pada kejuaraan di Jember. (end)

Berita Terkait


Adu Ketangkasan, Ratusan Anak Usia Sd Ikuti Lomba Catur Tingkat Nasional

Jaring Atlit Berbakat, Percasi Gelar Kejuaraan Catur Antar Pelajar

Tuntut Kejelasan, Orang Tua Atlit Catur Gruduk Kantor Koni Pacitan

Pecatur Master Lawan 40 Pemain Catur, Hasilnya Seperti ini..


Pecatur Master Lawan 40 Pemain Catur, Hasilnya Seperti ini..

Dibalik Prestasi Gemilang Cabor Catur , Orangtua Atlet Keluhkan Transparansi Anggaran dan Bonus

Turnamen Catur Walikota Cup Diikuti Pemain Kelas Dunia

Pemerintah Kota Blitar Gelar Turnamen Catur Pelajar Se-Jawa Timur
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber