Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Masjid Assakinah Mulai Dibangun Kembali, Bersama Gedung DPRD dan DKS
Minggu, 24-12-2017 | 16:50 wib
Oleh : Endang Pergiwati
Surabaya pojokpitu.com, Sebagai tindak lanjut dari janji Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya untuk membangun kembali Masjid Assakinah dengan kondisi yang lebih baik, sejumlah komunitas yang berjaga di sekitar masjid sejak peristiwa perobohan masjid , bersiap untuk menyerahkan masjid Assakinah.

Polemik peristiwa perobohan masjid yang memcuat beberapa waktu lalu, kini mulai menemukan titik terang, yaitu Masjid Assakinah akan kembali dibangun oleh DPRKPCKTR dengan kondisi  yang lebih baik , lebih megah dan lebih luas. 

Untuk menandai dimulainya pembangunan masjid, usai dilaksanakan Slametan Tumpengan pada malam sebelumnya, DPRKPCKTR melakukan peletakan batu pertama secara simbolis bersama dengan sejumlah komunitas yang selama ini berjaga di sekitar lokasi masjid. Di antaranya, Komunitas Bambu Runcing Surabaya, Dewan Kesenian Surabaya dan sejumlah seniman dan budayawan yang selama ini menggunakan masjid tersebut sebagai tempat beribadah. 

Hadir dalam moment tersebut, Kepala DPRKPCKTR , Erry Cahyadi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Widodo , Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Crisman Hadi, aktivis KBRS,  Wawan Heriyanto, anggota Dewan Pendidikan Surabaya, Isa Anshori dan sejumlah seniman dan aktivis sosial lainnya. 

Wawan Heriyanto, aktivis KBRS menyampaikan, bahwa masjid sebagai tempat ibadah di Balai Pemuda ini memang harus mendapat perhatian yang serius. Orang tidak boleh asal merobohkan begitu saja. Oleh karena itu, setelah ada itikad baik dari Pemerintah Kota untuk membangun kembali masjid dengan kondisi lebih baik dan sesuai dengan tata cara yang seharusnya, juga kesepakatan dengan berbagai pihak, termasuk dari pihak Dewan Kesenian Surabaya, yang harus pindah sementara karena perluasan masjid, pihaknya menyambut positif upaya ini. 

Sementara Ketua DKS, Crisman Hadi menyampaikan, untuk pembangunan masjid ini, pihaknya tetap akan meminta agar DKS dapat dipindah semwntara ke gedung Merah Putih di area tengah Balai Pemuda. 

Ia juga mengapresiasi pemerintah kota yang kini menyadari kekhilafannya, sehingga kini pihaknya berharap, Pemerintah Kota akan lebih serius menangani kesenian di kota Surabaya ini. Tentu saja , melalui komitmen pemkot tersebut, diharapkan akan ada pembenahan pembenahan dari pemerintah, di antaranya terkait anggaran DKS tiap tahun yang dipandang terlalu minim untuk menyelenggarakan kegiatan kesenian.

Sementara itu, Kepala DPRKPCKTR, Erry Cahyadi, menyampaikan, terkait pembangunan masjid akan segera dimulai. 

"Pembangunan masjid ini sebenarnya akan dilaksanakan secara bersamaan dengan pembangunan Kantor DKS dan kantor DPRD. Untuk kantor DKS akan dibangun menjadi satu dengan kantor DPRD dengan lokasi di area kantor lama DPRD," tutur nya

Untuk kantor DPRD yang baru rencananya akan dibangun 7 lantai. Berbeda dengan rencana semula, yaitu 8 lantai. Ini karena semula masjid Asskinah direncanakan dibangun menjadi satu dengan gedung DPRD, namun kini perencanaan berubah dan masjid akan dibangun terpisah dari kantor DPRD. sehingga DPRD akan dibangun hanya 7 lantai, terangnya. 

Untuk anggaran pembangunan Masjid dan kantor DPRD akan dikucurkan sejumlah Rp 40 milyar. Diperkirakan , pembangunan akan selesai di tahun  2018 . (end)

Berita Terkait


Masjid Assakinah Mulai Dibangun Kembali, Bersama Gedung DPRD dan DKS

Pembangunan Masjid Assakinah Segera Dilanjutkan Pemkot

Bongkar Masjid Assakinah , Risma Dilaporkan Penistaan Agama

KBRS : Tolak Perobohan Masjid Assakinah Tanpa Adab


Sempat Terhenti, Usai Hearing Dewan Sepakat Masjid Assakinah Dibangun Lagi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber