Berita Terbaru :
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Warga Kembali Protes Panitia Perangkat Desa Padas
Mataraman  Senin, 18-12-2017 | 16:48 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Puluhan warga Desa Padas Kecamatan Dagangan kembali lurug Sekretariat Panitia Perangkat Desa. Mereka menilai, panitia telah ingkar janji untuk menyelenggarakan pengisian perangkat dengan transparan, dan jujur.

Suasana sekretariat pengisian perangkat Desa Padas, Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun yang berlokasi di gedung sekolah SDN Padas menjadi ramai. 

Bahkan warga menuding, panitia telah melampaui kewenangan yang diberikan. Dengan cara mensetting penyelenggaraan pengisian perangkat desa, yang disinyalir penuh jebakan dan intrik untuk memenangkan salah satu calon. Seperti tes keahlian membuat surat dengan komputer dan tes lainnya, yang ditentukan sendiri oleh panitia.

Selain itu, dalam penyelenggaraan yang rencananya digelar hari ini, semua soal dikerjakan oleh orang luar desa, tanpa pengawasan dari warga atau perwakilan peserta. Padahal, dari warga setempat, banyak yang cakap dan bisa dipercaya untuk membuat soal.

Sebelumnya, warga dan panitia telah sepakat, penyelenggaraan pengisian perangkat dengan sistem ujian ini dilakukan dengan cara jujur dan transparan, dengan melibatkan warga dan perwakilan peserta. 

Kini warga mendesak ujian perangkat desa ini dihentikan, sebelum ada kejelasan terkait teknis pengisian perangkat dan sosialisasinya. Demikian disampaikan Dedin Sumanto, sebagai salah satu perwakilan warga.

Aksi massa ini mengakibatkan proses tes awal keahlian komputer untuk pengisian perangkat desa sempat terganggu. Mayoritas teknis penyelenggaraan ujian perangkat yang telah dibuat panitia ditolak warga karena dinilai kurang trasparan.

Dua hari sebelumnya, warga desa juga sempat mendatangi panitia dengan meminta kesepakatan terkait teknis pelaksanaan ujian agar berjalan dengan jujur dan transparan. Namun ada beberapa kesepakatan yang dihilangkan, salah satunya, pembuat soal diambilkan dari warga desa.(end) 

Berita Terkait

Tes Perangkat Desa di Kabupaten Kediri Tak Terpengaruh Gugatan KCW

12 Desa di Kabupaten Kediri Selenggarakan Ujian Perangkat Desa Bersama

Cari Kesejahteraan, Ratusan Perangkat Desa Berangkat ke Istana

Tes Perangkat Desa Tuban Dipastikan Lancar Tanpa Kecurangan
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  1 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  54 menit



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber