Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Juru bicara KPK Febri Diansyah
KPK Kembali Tetapkan Tersangka Bupati Non Aktif Nganjuk
Jum'at, 15-12-2017 | 18:28 wib
Oleh : Iman Pujiono
Nganjuk pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman sebagai tersangka. Kali ini, bupati yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK itu ditetapkan sebagai tersangka terkait penerimaan gratifikasi dua proyek sebesar Rp 2 miliar.

Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan persnya, Jumat petang, mengatakan bahwa penetapan tersangka Taufiqurrahman berdasarkan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya.

Selain kembali menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka, KPK juga mengeluarkan status cekal (cegah dan tangkal) kepada lima orang. Mereka tidak boleh melakukan bepergian keluar negeri selama dicekal KPK. Mereka yang dicekal itu istri Taufiqqurrahman Ita Triwibawati yang saat ini menjadi Sekda Kabupaten Jombang; Nur Rosyid Husain, PNS di Kabupaten Ngajuk, Ahmad Afif alias Dodik; Syaiful Anam, kepala desa Sidoarjo; dan Sekar Fatmadani, PNS di Kabupaten Nganjuk. KPK juga mengamankan dua mobil milik Taufiqurrahman.

Sebelumnya, mantan Bupati Nganjuk dan beberapa Kepala Dinas di Pemkab Nganjuk terjaring Operasi Tangkap Tangan pada 25 Oktober 2017 oleh tim KPK di Jakarta dan Nganjuk. Taufik terjaring OTT terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Nganjuk.
Belum selesai dengan kasus jual beli jabatan di Kabupaten Nganjuk, Taufiqurrahman kini kembali dijerat dengan kasus lainnya oleh KPK. 
(pul)


Berita Terkait


Tiga Saksi Dihadirkan KPK Buktikan Dugaan Korupsi Bupati Nganjuk

Koruptor Nganjuk Harjanto dan M Bisri di Vonis 2 Tahun Penjara

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Taufiqurrahman Bupati Nganjuk Non Aktif

KPK Kembali Tetapkan Tersangka Bupati Non Aktif Nganjuk

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber