Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Moh. Haris, Senior Advice Semesta Bilingual Boarding School,
Pakar Ini Bilang, Kurikulum Indonesia Sudah Ketinggalan Jaman
Kamis, 07-12-2017 | 21:14
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Pergantian kurikulum setiap tahun ajaran baru, dinilai pakar pendidikan asal luar negeri tidak sesuai jaman. Lantaran peringkat Indonesia di dunia internasional masih rendah bersama Meksiko dan Brazil.

Menurut Moh. Haris, Senior Advice Semesta Bilingual Boarding School, sistem pendidikan internasional sebenarnya sudah diterapkan sejumlah sekolah di Indonesia. Seperti Kesatuan Bangsa School di Yogyakarta, Semesta Al Fatih Semarang dan sejumlah sekolah lainnya. Namun kendala infrastruktur, kualitas guru serta kelembagaan membuat sistem pendidikan internasional tidak bisa dijalankan di seluruh sekolah di Indonesia. 

Haris mengatakan, sebenarnya kurikulum di indonesia sudah sangat baik, karena sudah menghasilkan profesor dan doktor. Namun, kurikulum saat ini dipakai di sekolah nasional dirasa sudah tidak sesuai jaman karena kini semuanya serba teknologi. 

"Misalnya budaya literasi anak-anak harus ditingkatkan, banyak hal yang harus dibenahi, karena terikat dengan geografis mulai dari Papua hingga jakarta. Mulai dari infrastruktur, karakter guru hingga karakter kelembagaan," kata M Haris. 

Sejumlah pakar dan akademisi berharap pergantian tahun baru 2018, bisa menjadi momentum perubahan sistem pendidikan di Indonesia, menuju ke sistem pendidikan internasional. (pul)

Berita Terkait


Pakar Ini Bilang, Kurikulum Indonesia Sudah Ketinggalan Jaman

Pakar Guru BK : Siswa Nakal Harus Dirangkul, Bukan Dikeluarkan

Peristiwa 24 Detik Inikah Bukti Jessica Masukkan Sianida ke Kopi Mirna?

Dinas Pertanian Gandeng Pakar Pertanian Belanda


Kata Pakar, Harga Rokok Semestinya di Atas Rp 50 Ribu

Pakar Guru BK : Siswa Nakal Harus Dirangkul, Bukan Dikeluarkan

Pakar Hukum : Tahanan Kabur, Itu Kesalahan Infrastruktur Penjara

Pakar Teknologi : Kasus Mobil Listrik Bukti Negara Tidak Dukung Inovasi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber