Berita Terbaru :
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Presiden Joko Widodo Kecam Amerika Serikat Menjadikan Yaresallem Ibukota Israel
Politik  Kamis, 07-12-2017 | 14:05 wib
Reporter :
Presiden Jokowi meminta PBB segera bersidang menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat terjadap Yarusalem. Foto Iman
Bogor pojokpitu.com, Presiden Joko Widodo mengecam keras tidakan Amerika Serikat yang menjadikan Yaresallem menjadi ibukota Israel. Peryataaan tersebut disampaikan Presiden di istana Bogor Jawa Barat Kamis siang. Presiden Joko Widodo langsung bereaksi keras atas pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Hadir mendampingi Presiden Ketujuh RI antara lain Mentero Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim, Wamenlu AM. Fachir hingga Mensesneg Pratikno.

"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai Ibu kota Israel, dan meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, yang dilakukan Presiden Trump nyata-nyata bertolak belakang dengan resolusi Dewan Kehormatan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).

"Pengakuan tersebut melanggar DK PBB yang Amerika Serikat jadi anggotanya. Ini bisa mengancam stabilitas keamanan dunia," tegas dia.

Pada kesempatan itu mantan wali kota Surakarta itu juga menegaskan kembali posisinya bersama rakyat Indonesia, tetap konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan hak-haknya sesuai UUD 1945.

Upaya tersebut telah dibuktikan pemerintah dengan terus berkomunikasi dengan negara-negara Islam, untuk meminta OKI segera melaksanakan sidang khusus atas pengakuan sepihak AS.

"Dan meminta PBB segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat. Saya perintahkan menlu untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap pemerintah Indoensia ini," pungkasnya.(fat/jpnn/pul)

Berita Terkait

Ssttt, Ini Berita Media Israel soal Kontak Rahasia dengan RI

Dukung Palestina, Anonymous Serang Website Pemerintah Israel

Buku IPS Kelas 6 SD Tertulis Ibukota Israel Adalah Yerusalem

Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel, Umat Kristen Pun Tak Rela
Berita Terpopuler
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  8 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  7 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  6 jam

Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Politik  5 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber