Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

KMP Drajat Paciran, Kapal Penumpang Modern Seharga Rp 110 Milliar
Kamis, 07-12-2017 | 05:13
Oleh : Ismail Hasyim dan Moch Sahid
Berita Video : KMP Drajat Paciran, Kapal Penumpang Modern Seharga Rp 110 Milliar
Bangkalan pojokpitu.com, KMP Drajat Paciran, kapal penumpang modern yang dibuat oleh anak negeri seharga Rp 110 milliar, tadi malam resmi diluncurkan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI. Kapal ini tentu dapat menunjang transportasi laut pada lintasan Paciran ke Bahaur .

Kapal Roro Ferry 2000 gt, KMP Drajat Paciran, yang memiliki panjang 80,22 meter , lebar 15,20 meter, dengan kapasitas penumpang 350 orang, dan kapasitas kendaraan 43 unit , yang dipesan Kementrian Perhubungan RI pada PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia.

KMP Drajat Paciran yang dibuat dengan menggunakan APBN sebesar Rp 110 milliar ini, didesain sedemikian rupa, untuk memberikan performance kapal yang baik, untuk menunjang transportasi laut dari Pelabuhan Lamongan (Paciran) Jawa Timur ke Pelabuhan Bahaur Kalimantan Tengah.

Secara resmi, KMP Drajat Paciran yang dibuat oleh anak negeri ini, diluncurkan dari galangan kapal, PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan  RI, ditandai dengan bunyi sirine dan pesta kembang api.

Selain dilengkapi panel navigasi, komunikasi, kemudi dan mesin induk, yang sudah diintegrasikan melalui sebuah server komando, kapal ini juga sudah memenuhi standart keselamatan penumpang , sebagaimana amanah peraturan solas.

Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, mengatakan, "Sesuai dengan komitmen, Dinas Perhubungan harus hadir di tengah masyarakat, sesuai dengan nawacita presiden, bahwa Dirjen Perhubungan Darat mempunyai komitmen dan kompetensi untuk membuka keterisoliran beberapa daerah antar pulau, sungai, dan kita mencoba membuka jalur itu."

Sedangkan Anita Puji Utami, Dirut PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia, mengatakan, "Kapal ini merupakan kapal terakhir yang diluncurkan dari galangan kapal Adiluhung Sarana Segara Indonesia. Selanjutnya kita lakukan finishing, dan tahun depan proyek pembuatan baru memang berkurang semuanya, karena proyek pemerintah di bidang infrastruktur ini di tahun 2018 ini, drastis berkurang." 

Otomatis ke depan kami akan prioritas pada reparasi, sehingga diharapkan kapal baru melakukan maintenance ke galangan kapal di dalam negeri, untuk mendukung keberlangsungan galangan kapal tersebut, tambahnya. 

Sampai saat ini, kapal yang dibangun dan kembali maintenance di galangan kapal Adiluhung sangat banyak, hampir mencapai 50 persen.  Utamanya, yang tempatnya masih bisa dijangkau seperti Indonesia Timur , Surabaya dan sebagainya.(end)


Berita Terkait


KMP Drajat Paciran, Kapal Penumpang Modern Seharga Rp 110 Milliar

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber