Berita Terbaru :
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Inilah Berkah Musim Durian Lereng Gunung Lawu
Mlaku - Mlaku  Rabu, 06-12-2017 | 20:04 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Suasana lereng Gunung Lawu bagian utara, tepatnya masuk wilayah Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ngawi, penuh warga yang menjajakan durian. Foto Herpin
Ngawi pojokpitu.com, Gunung lawu bagian utara yang masuk wilayah Kabupaten Ngawi, tak hanya memiliki keindahan alam saja. Tetapi juga terkenal sebagai kawasan penghasil durian. Setiap musim panen, warga setempat mendapatkan berkahnya, dengan menjadi pedagang durian.

Saat musim durian tiba, banyak warga yang beralih mata pencarian menjadi pedagang durian. Mereka berdagang dengan mengambil lokasi strategis, di pinggir jalan antar kecamatan, untuk menarik perhatian pembeli.

Para pedagang biasanya berjualan sekitar 3 hingga 5 bulan, tergantung banyaknya persediaan buah durian di kawasan tersebut. Hasil berdagang buah durian, menjadi berkah tersendiri, karena bisa menambah penghasilan keluarga.    

Menurut Sukimin pedagang durian, buah durian ini hasil perkebunan warga. Dijual dengan harga terjangkau. Pembeli dapat memilih durian, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 200 ribu. "Kualitas durian terbaik biasanya disebut super, tidak bergantung besar kecil,  tetapi rasanya mantab," kata Sukimin.

Setiap musim panen durian tiba, kawasan ini banyak dikunjungi warga luar daerah, terutama dari kawasan Jawa Tengah. Banyak pedagang dari luar daerah , yang datang untuk dijual kembali.  Bahkan Muraj, warga negara Turki, menggemari buah durian karena jarang dijual di negaranya. Muraj mengaku sengaja datang dan memborong durian kesukaanya.

Tak hanya buahnya, limbah kulit durian yang menumpuk, juga dimanfaatkan warga untuk kayu bakar. Pengeringannya biasanya butuh waktu 1 minggu. 

Di lereng Gunung Lawu Kabupaten Ngawi, selain Kecamatan Ngramabe, pohon durian juga tersebar di tiga kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Kendal, Kecamatan Jogorogo dan Kecamatan Sine.(pul)

Berita Terkait

Inilah Berkah Musim Durian Lereng Gunung Lawu
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  11 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  10 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  9 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber