Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Ribuan warga berjajar di aliran Bendungan Sampean Baru Bondowoso untuk mengikuti petik ikan. Tradisi tahunan kuras bendungan di musim penghujan ini, untuk membersihkan lumpur dan kotoran yang mengendap di bendungan. Foto Riz
Ribuan Warga Ikut Tradisi Petik Ikan Kuras Bendungan Sampean Baru
Sabtu, 02-12-2017 | 22:12
Oleh : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Bendungan Sampean Baru Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso, merupakan bendungan terbesar dan menjadi andalan warga Bondowoso dan Situbondo untuk lahan pertanian.

Setiap 6 bulan sekali, bendungan ini menggelar tradisi petik ikan atau kuras bendungan, seperti pada awal musim hujan ini. Petik ikan sendiri langsung dimanfaatakan ribuan warga untuk menangkap ikan di sepanjang aliran sungai.

Tak hanya warga Bondowoso, para warga dari kabupaten tetangga seperti Jember dan Situbondo, tumpah ruah memeriahkan acara petik ikan ini. Dengan menangkap ikan - ikan yang berada di dalam sungai bendungan.

Menurut Rofiki Syam warga setempat, hasil tangkapan warga bervariasi seperti ikan mujaer, nila, tawes dan juga lele. Jika beruntung warga berhasil menangkap sidat dengan ukuran raksasa. "Tidak hanya kaum laki - laki, bahkan anak-anak hingga ibu rumah tangga mengikuti acara petik ikan dengan membawa peralatan tradisional seperti alat pancing, jaring, dan bubu," kata Rofiki Syam, (Pul)


 

 

Berita Terkait


Ribuan Warga Ikut Tradisi Petik Ikan Kuras Bendungan Sampean Baru

Fenomena Ikan Mabuk, Warga Serbu Bengawan Solo

Ribuan Warga Berburu Ikan Mabuk

Ribuan Warga Kediri Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas


Asyik . . Ayo, Tangkap Ikan Mabuk

Pencemaran Air Sebabkan Ikan Mabuk di Sidoarjo

Ribuan Ikan Mabuk Di Danau Klakah

Warga Berburu Ikan Mabuk di Kali Porong Untuk Buka Puasa
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber