Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Jawa Timur Kekurangan 7 Ribu Guru Agama Islam
Sabtu, 02-12-2017 | 19:22 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Meski dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk beragama Islam, ternyata Indonesia masih kekurangan guru agama Islam. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang kekurangan guru agama Islam, dengan kebutuhan sekitar 7 ribu guru. Kabupaten Malang dan Jember merupakan dua kabupaten yang paling membutuhkan guru agama Islam.

Masih kurangnya guru agama Islam di Jawa Timur ini, terungkap dalam kongres ke-3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia, (AGPAII) di JX Internasional, Sabtu siang tadi. Dalam kongres yang dihadiri sekitar  10 ribu guru agama Islam dari 29 provinsi dan 230 kota/kabupaten di Indonesia ini, diketahui bila Indonesia kekurangan guru agama Islam. Jumlahnya mencapai 120 ribu guru yang tersebar di sejumlah daerah.

Ketua Umum AGPAII, Afrizal Abudar mengatakan, "Saat ini jumlah guru agama Islam di Indonesia berjumlah 186 ribu orang. Namun jumlah ini masih belum cukup, lantaran jumlah sekolah mulai SD, SMP, SMA, SMK mencapai ratusan ribu. Apalagi, banyak guru yang pensiun dan tidak diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Padahal guru tersebut sudah mengajar hingga puluhan tahun."

Afrizal mengungkapkan, "Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang masih kekurangan, dengan jumlah guru lebih dari 7 ribu guru. Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kabupaten Malang dan Jember merupakan dua kabupaten yang paling kekurangan guru."

Selain tentang kekurangan guru, Afrizal juga menyoroti belum sejahteranya guru. Bahkan ada guru yang hanya dibayar Rp 150 ribu per bulan.

Belum sejahteranya guru agama Islam ini mendapat perhatian dari Menteri Agama, Lukman Hakim Syaefudin. Lukman menegaskan bahwa sudah memperhatikan kesejahteraan guru agama Islam ini dengan dana sebesar Rp 5,3 triliun.

Kongres AGPAII ke-3 ini digelar selama 3 hari di Surabaya. Diharapkan dengan kongres ini, guru agama Islam mencurahkan semua uneg-unegnya tentang kesejahteraan, sulitnya diangkat menjadi PNS, serta keinginan berada dibawah Kementerian Agama, bukan dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.(end)




Berita Terkait


Jawa Timur Kekurangan 7 Ribu Guru Agama Islam


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber