Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tahun Ini, Sudah 90 Kali Terjadi Kecelakaan di Perlintasan KA
Sabtu, 02-12-2017 | 15:43
Oleh : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Klagen Serut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu, harus dijadikan pembelajaran oleh masyarakat. Sebaiknya jangan sembarangan menyeberang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan pastikan berhenti sejenak untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas.

Kurangnya hati-hati saat melintas di perlintsan kereta api tanpa palang pintu sering kali menjadi penyebab kecelakaan. Sudah banyak jatuh korban jiwa akibat kecelakaan . Data dari PT KAI Daop VII Madiun mencatat hingga bulan November 2017 telah terjadi kecelakaan sebanyak 90 kali.

Manager Humas PT KAI Daop VII Madiun, Supriyanto mengatakan, "Sesuai undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan telah dijelaskan jika pengendara bermotor yang hendak melewati perlintasan KA wajib berhenti."

Total ada sekitar 310 perlintasan kereta api yang berada di wilayah PT KAI Daop VII Madiun. Namun dari 310 perlintasan KA tersebut, hanya 75 perlintasan KA yang terjaga oleh PT KAI. Sementara itu, 100 titik perlintasan tanpa palang pintu telah dipasang Early Warning System (EWS).(end)



Berita Terkait


Ditabrak Mobil Box, Pengendara Motor Tewas

Ditabrak Mobil Box, Pengendara Motor Tewas, Satu Orang Luka - Luka

Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu Kembali Memakan Korban

Terobos Traffic Light, Mobil Honda Jazz Naik ke Trotoar


Angka Kecelakaan Lalu Lintas 2017 Tinggi

Prasarana Jalan Buruk, Angka Laka Tinggi di Ngawi

Brak.. 5 Tewas Akibat Laka Bus Akas Vs Mobilio di Blega Bangkalan

Penyidikan Kasus Laka Mobil Wakapolresta Malang Tetap Berjalan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber