Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Kantin Halal di Asrama Juga Sangat Nyaman
Sabtu, 02-12-2017 | 14:08
Oleh : Arif Djunaidi
Hangzhou pojokpitu.com, Siapa bilang kuliah di Tiongkok tak nyaman. Meski pemeluk agama Islam sangat minoritas, negeri Tirai Bambu itu memberikan jaminan makanan halal kepada mahasiswa muslim asing. Termasuk mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh kuliah di sana.

Di Zhejiang University of Technology misalnya. Universitas negeri bergengsi yang berada di Kota Hangzhou, ibukota provinsi Zhejiang, Tiongkok itu menyediakan kantin makanan halal. Tempatnya pun tidak terlalu jauh. Hanya beberapa meter dari asrama mahasiswa Indonesia, atau masih satu komplek dengan asrama mahasiswa internasional.

Kantin ini milik orang lokal Tiongkok yang beragama Islam. Itu terlihat dari topi penutup kepala berwarna putih - orang jawa menyebutnya koplok - yang kerap dipakainya. "Semua makanan di sini halal mas. Coba lihat, semua pegawainya muslim. Yang laki-laki memakai koplok putih, yang perempuan memakai jilbab," ujar Salma, mahasiswa Indonesia asal Kediri.

Tak heran, jika Salma dengan beberapa mahasiswa Indonesia lain cukup betah kuliah dan tinggal di Tiongkok. "Meskipun menu makanannya beda dengan di Indonesia, tapi rasanya juga cukup pas kok di lidah," tambah gadis jebolan Pondok Pesantren Al Islam, Joresan, Mlarak, Kabupaten Ponorogo ini.

Menunya juga macam-macam, ada lanzhou chao fan sejenis nasi goreng atau lanzhou la mian seperti mie rebus. Harganya juga terjangkau, hanya 8 remibi (yuan) atau sekitar Rp 16 ribu per porsinya. Itupun dengan mangkok besar.

Bukan hanya soal makanan, para mahasiswa Indonesia inipun merasa nyaman dengan asrama tempat tinggalnya. Satu kamar asrama dihuni oleh dua orang mahasiswa sesama jenis, walau kadang beda negara. "Kebetulan saya satu kamar dengan mahasiswi asal Vietnam. Jadi komunikasinya pakai bahasa inggris dan bahasa mandarin," kata Salma.

Asrama mahasiswa internasional di Zhejiang University of Technology ini satu komplek dengan asrama mahasiswa lain. Bangunannya bersusun seperti apartemen atau rumah susun di Indonesia. Dalam satu komplek, ada puluhan bangunan asrama berjejer rapi yang rata-rata tingginya sekitar sepuluh lantai.

Di dalam kamar terdapat fasilitas dua tempat tidur yang sudah dilengkapi lemari pakaian dan meja belajar. Selain itu, juga ada kamar mandi dalam yang disertai shower dan pemanas air. "Kalau musim dingin seperti saat ini, AC di kamar akan mengeluarkan udara panas. Sebaliknya, kalau musim panas akan mengeluarkan udara dingin," tambah Hanif, mahasiswa asal SMNU Gresik yang satu komplek asrama dengan Salma.

Hanif dan Salma merupakan mahasiswa baru yang dua bulan lalu berangkat bersama ratusan mahasiswa lain dari ITCC (Indonesia Tionghoa Culture Center). Rombongan mahasiswa ini dilepaskan langsung founder JP Group, Dahlan Iskan, di gedung DBL Arena Surabaya, sekitar September 2017. Pelepasan ini disaksikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. (Rif/pul)

Berita Terkait


Mendamba Integrasi Transportasi Ala Tiongkok dan Malaysia

Mahasiswa Asing di Tiongkok Terpesona Keindahan Hangzhou

Kantin Halal di Asrama Juga Sangat Nyaman

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber