Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Sulap suweg beracun jadi makanan pokok bergizi. Foto Heru
Umbi Bunga Bangkai Disulap Jadi Makanan Pokok
Selasa, 28-11-2017 | 00:14
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Biasanya umbi-umbian jenis suweg di buang begitu saja oleh masyarakat. Namun berbeda di Ponorogo, beberapa pelajar mengubah umbi umbian seperti bunga bangkai ini menjadi makanan pokok. Hasil kreatifitasnya ini mampu juara 1 lomba kreatifitas pelajar tingkat Jawa Timur.

Mereka adalah pelajar SMAN 3 Ponorogo, berhasil menyulap umbi-umbian jenis suweg, menjadi makanan pokok pengganti nasi.   Para pelajar sengaja memilih suweg, karena sumber daya alam di sekitar rumah yang melimpah dan tak banyak manfaat.
 
Setelah dilakukan penelitian, ternyata suweg memiliki beragam kandungan gizi tinggi dan rendah gula. Sehingga baik dikonsumsi tubuh. Alhasil mereka mampu membuat makanan pokok pengganti nasi yang bahan bakunya dari ubi - ubian bunga bangkai ini.
 
Sedangkan untuk prosesnya sendiri  tergolong lama , sebab  untuk menghilangkan gatal dan racun dalam suweg, harus direndam ke dalam air garam. Setelah kering, suweg lalu digiling untuk dijadikan tepung. 
 
Selanjutnya tepung suweg ini, digunakan untuk menjadi bahan makanan pokok pengganti nasi. Agar menarik untuk dikonsumsi segala usia, para pelajar menyulap makanan pokok ini menjadi kroket, biskuit dan bubur.
 
Menurut Andiarini Mega salah satu pelajar, sebagian warga Ponorogo hanya memanfaatkan suweg dengan cara konvensional direbus saja. Sehingga, tak banyak warga yang minat.

Temuan para pelajar ini sekaligus menjadi pilihan warga untuk mencoba beralih dari makanan pokok beras ke bahan suweg yang sangat melimpah dan bergizi. (pul)

Berita Terkait


Umbi Bunga Bangkai Disulap Jadi Makanan Pokok

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber