Berita Terbaru :
Calon Istri Dituduh Selingkuh, Lalu Dianiaya Hingga Dicekik
Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
   

Kemkominfo Berikan Akses Internet Cepat Bagi 11 Ribu Sekolah di Perbatasan
Pendidikan  Rabu, 15-11-2017 | 20:06 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Rudiantara, Menkominfo RI
Surabaya pojokpitu.com, Penyediaan sarana dan prasarana akses teknologi berjaringan internet bagi sekolah di daerah terpencil bakal segera terwujud. Langkah ini dilakukan Kemkominfo bersama Kemendikbud dan Pustekkom, dengan memberikan layanan berupa akses internet cepat bagi 11 ribu sekolah yang berada di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.

Upaya yang dilakukan sebagai bentuk untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan khususnya di daerah terpencil. Karena kini masih terdapat 38 ribu dari 240 ribu sekolah termasuk madrasah belum terakses internet. 

Rencananya bantuan layanan terhadap 11 ribu sekolah ini, ditargetkan 2019 mendatang bisa dipakai, dengan harapan pada 2024 seluruh sekolah yang berada diperbatasan dapat mengakses fasilitas tersebut. Karena indonesa akan memiliki satelit sendiri khusus internet cepat pada tahun 2021. 

Menurut Rudiantara Menkominfo RI, banyak keuntungan dengan adanya fasilitas jaringan internet cepat ini. Selain bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, juga dapat digunakan untuk ujian nasional berbasis internet. 

Bagi Kemendikbud, sarana dan prasarana layanan internet cepat bagi sekolah terpencil ini sangat membantu khususnya bagi pemerataan pendidikan dibidang teknologi infomasi dan komunikasi. Dari data Kemendikbud, ada sebanyak 11 ribu sekolah berada dikawasan terpencil dan perbatasan, namun baru 1.313 sekolah yang bisa mengakses internet.

Selain bidang pendidikan, Kemkominfo juga akan menyediakan akses internet cepat untuk balai desa, Puskeamas serta kantor pemerintahan di daerah perbatasan melalui program Universal Service Obligation atau USO. (pul)

Berita Terkait

Kecepatan Internet di Indonesia Paling Lemot di Dunia

32 Perguruan Tinggi NU Terapkan Kuliah Jarak Jauh

Kemkominfo Berikan Akses Internet Cepat Bagi 11 Ribu Sekolah di Perbatasan

Diskominfo Instruksikan Jaringan Internet Pemerintahan Dimatikan
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  11 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  7 jam

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ditemukan Tewas di Jalur KA
Peristiwa  10 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber