Berita Terbaru :
Grand Livina Tabrak Truk Trailer Rusak Rumah Warga
Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
   

Dahlan Iskan Yakinkan Mahasiswa, Koran Akan Bertahan
Pendidikan  Rabu, 15-11-2017 | 20:02 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Berita Video : Dahlan Iskan Yakinkan Mahasiswa, Koran Akan Bertahan
Surabaya pojokpitu.com, Nasib media koran di tengah gempuran media sosial dan media online, ternyata menggelitik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair). Untuk menjawab rasa penasaran ini, FISIP Unair mendatangkan Dahlan Iskan, mantan CEO Jawa Pos Group untuk memberikan kuliah umum, seputar nasib media koran di tengah media sosial dan online.

Di depan ratusan mahasiswa FISIP Unair, Dahlan Iskan menjelaskan, nasib koran selalu dipertanyakan sejak tahun 1800-an, atau sejak radio muncul. Saat televisi muncul, banyak yang menduga bahwa koran akan bangkrut. Tetapi kenyataannya, masih ada koran yang hidup, dan bertahan. Saat muncul internet, banyak yang menduga bahwa radio, televisi, dan koran akan mati, ternyata tidak.
 
Mantan Menteri BUMN ini memaparkan, yang terjadi saat ini, dengan menjamurnya media sosial dan media online ini, memang di luar dugaan pemilik perusahaan koran.

"Saat ini  semuanya serba internet, dengan tinggal satu klik, maka semua dapat diperoleh. Namun perkembangan teknologi ini tidak hanya akan mengancam koran saja,  melainkan dunia pendidikan. 10 tahun lagi, bisa tidak akan ada lagi dosen atau guru, karena akan digantikan dengan teknologi," paparnya.
 
Sementara itu, Yayan Sakti Suryandaru, Ketua Departemen Komunikasi FISIP Unair mengatakan, "Tujuan mendatangkan Dahlan Iskan, untuk menjawab rasa penasaran mahasiswa tentang nasib koran di tengah gempuran media sosial dan online. Pasca kuliah umum ini, para mahasiswa merasa lega bahwa koran tetap akan hidup asalkan dikelola secara profesional."
 
Usai mendatangkan Dahlan Iskan, rencananya FISIP Unair akan kembali mendatangkan pakar dan praktisi media lainnya, untuk  menambah wawasan mahasiswa tentang media koran.(end)

Berita Terkait

Dua Buku

Password Yudiu

Juan de Onate

Ledakan Momentum
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  18 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  17 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  16 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber