Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

M. Fatkhurrozi, Kepala BKD Pacitan
Enam Tersangka Korupsi Pacitan Berstatus PNS
Rabu, 15-11-2017 | 05:12 wib
Oleh : Sujarismanto, Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Enam orang dari 16 tersangka kasus korupsi Kredit Usaha Peternakan Sapi ( KUPS) diketahui berstatus aparatur sipil negara. Lima di antaranya merupakan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan, sementara sisanya adalah pejabat UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Pacitan.

"Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, lima orang oknum ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan ditetapkan tersangka korupsi program KUPS. 4 di antaranya bertugas pada satuan pendidikan. Kemudian satu orang tersangka lain berinisial Kd, merupakan pejabat UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Pacitan," tutur M. Fatkhurrozi, Kepala BKD Pacitan. 
 
Enam oknum ASN ini, sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan maraton di kantor Kejaksaan Pacitan. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Pacitan terkait nama pegawai yang terjerat korupsi KUPS. Jika benar, pemberian sanksi baru akan diterapkan setelah memperoleh kekuatan hukum tetap.  

Selain enam orang berstatus PNS, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menahan 10 orang warga Pacitan atas kasus serupa. Seluruh tersangka dititipkan ke Rumah Tahanan Medaeng Surabaya.(end)

Berita Terkait


Kasus Korupsi DLH Kabupaten Madiun Rugikan Negara Rp 450 Juta

Giliran Ketua BPBD Tulungagung Diperiksa KPK

Ditetapkan Terduga Kasus Korupsi Pengolahan Sampah, Kejari Periksa Priyono

Kadinkes Gresik Hadiri Paggilan Jaksa


Kejari Perak Segera Keluarkan Sprindik Tersangka Korupsi Jasmas

Kasus Korupsi Jasmas, Lima Hari Kejari Perak Periksa Anggota DPRD Surabaya

Empat Bacaleg Eks Napi Korupsi Tak Memenuhi Syarat

Binti Rochma Diperiksa Kejaksaan Terkait Korupsi Jasmas
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber