Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Keluarga besar perusahan oto bus AKAS yang berjaya di tahun 80an dan 90an, saling berebut aset yang konon mencapai ratusan milyar rupiah. Foto Farid
Rebutan Aset, Keluarga Besar Oto Bus AKAS Saling Gugat
Selasa, 14-11-2017 | 16:08
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Siapa yang tidak pernah mendengar nama besar perusahaan oto bus AKAS yang berada di Kota Probolinggo. Dahulu merupakan salah satu perusahan organda terbesar yang pernah ada di negeri ini. Ribuan armada bus berbagai jenis dan trayek dimiliki perusahaan. Sayangnya di era tahun 2000 an ini, perusahaan oto bus AKAS sudah mulai berkurang armadanya.

Bahkan, saat persaingan transportasi serba instan, perusahaan ini kembali didera masalah keluarga. Dimana antara cucu pendiri bus AKAS saling berebut aset perusahaan, yang konon jumlahnya tidak sedikit.
 
Rudi Yahyanto, merupakan cucu pendiri oto bus AKAS yang bernama  Amat, menggugat cucu yang lain bernama Edy Haryanto. Karena dinilai menguasai aset AKAS selama ini.
 
Dalam persidangan perdana, yang dipimpin Hakim Ketua Hadi Sunoto, tergugat Edy Haryanto tidak hadir. Sehingga petugas Pengadilan Negeri Kelas 2 Kota Probolinggo memanggil yang bersangkutan sebanyak 3 kali sebagai sarat digelarnya sidang.
 
Karena tergugat tidak hadir di persidangan, akhirnya sidang ditunda 3 minggu lagi dengan agenda pembacaan gugatan dan dilanjutkan mediasi antar keluarga.

Sementara itu kasus ini terungkap saat penggugat Rudi Yahyanto, baru mengetahui mempunyai hak atas aset perusahaan oto bus AKAS dari penagihan pajak sebesar Rp 3 milyar. Tagihan itu diterima salah satu kakak kandung penggugat.
 
Setelah dibaca akta CV perusahaan AKAS, ternyata pengguat Rudi Yahyanto mempunyai hak atas keuntungan perusahaan. 

Menurut Shulton Anam, penasehat hukum penggugat Rudi Yahyanto, seharus mendapat keuntungan dari perusahaan selama kurun waktu sejak tahun 1985. Perusahaan oto bus AKAS pernah perjaya ditahun 80 sampai 90an, hingga akhirnya kalah bersaing dengan transportasi darat lainnya.
 
"Kami memperkirakan aset yang dimiliki perusahaan, mulai dari benda bergerak dan tidak bergerak mencapai ratusan milyar rupiah," kata Sulton Anam. (pul)

Berita Terkait


Rebutan Aset, Keluarga Besar Oto Bus AKAS Saling Gugat

Beginilah Awal Kisah Cinta Pemuda 24 Tahun dan Nenek Rosmiati

Hadapi Mahameru , Makassar Warrior Tunjukkan Performa Terbaik

BBM Viking Surabaya Taklukan Makassar Warrior


Peringati Hari Dharma Samudera, Perwira Koarmatim Tabur Bunga dari KRI Makassar

Kematian Taruna ATKP Makasar Dianggap Tidak Wajar

Wakasal Laksdya Arie Henrycus Meninggal Dunia

Hadapi Mahameru , Makassar Warrior Tunjukkan Performa Terbaik
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber