Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Dulu Dapat Penghargaan, Kini Hutan Mangrove Kian Merana
Senin, 13-11-2017 | 21:16 wib
Oleh : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Objek wisata hutan mangrove di Pasir Putih , Desa Sokaoneng, Tambak, Bawean, Gresik kian merana. Padahal dulu sang pengelola pernah mendapatkan penghargaan Kalpataru dari Presiden Suharto.

Pada masa akhir pemerintahan Preseiden Soeharto, hutan mangrove di pasir putih Desa Sokaoneng , Kecaamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik sangat terkenal. Karena pengelolanya, Arfai, mendapatkan penghargaan Kalpataru kategori lingkungan hidup. Arfai dinilai menyelamatkan lingkungan pertanian sekitarnya dari abrasi laut. Dengan menanam puluhan ribu pohon mangfrove.

Maka areal pasir putih ini menjadi hutan mangrove dan objek wisata. Banyak pelajar ataupun mahasiswa yang datang ke lokasi tersebut, untuk belajar lebih dekat tentang pohon magrove. Mereka beralajr tata cara menanam mangrove. 

Namun kini perhatian pemerintah sangat kurang. Sehingga pengolahan  lahan hutan mangrove seluas 350 hektar itu tidak maksimal. Apalagi hanya dikelola secara mandiri oleh Arfai bersama anak anaknya.

Menurut Rasul penjaga hutan mangrove pasir putih, mestinya Dinas Pariwisata maupuh Pemkab Gresik ikut bertanggung jawab. Agar menjadi objek wisata edukasi yang baik, dan keberadaannya tidak sekedar menjadi hutan mangrove belaka. (pul)


Berita Terkait


Gelombang Tinggi Hancurkan Bangunan Pantai

Selfi di Pantai, Seorang Pelajar Tewas Terseret Ombak

Kerap Piknik di Pantai Ternyata Meningkatkan Kebahagiaan

Merah Merekah Kaki Langit, Pesona Sunset Pantai Mayangan


Banjir Rob, Petugas Himbau Agar Wisatawan Tidak Mendekati Bibir Pantai

Ombak Pantai Selatan Masih Tinggi

Empat Kawasan Pantai Dinyatakan Siaga Oleh BPBD

Ombak Besar Masih Terjadi di Pantai Selatan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber