Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Refleksi Hardiknas: Pilihlah Tontonan Televisi
Sabtu, 02-05-2015 | 08:19 wib
Oleh : Pulung Aji
pojokpitu.com, Hari ini, dunia pendidikan sedang memperingati harinya. Semua pihak saling merefleksi diri, bahwa betapa beratnya membangun kwalitas pendidikan nasional. Berat karena banyak tantangan bagi pendidik menggembleng anak didiknya, di tengah pasar kerja internasional yang kompetitif.

Namun, pemerhati dunia pendidikan nasional perlu menyimak ancaman anak didik yang justru berada di tengah keluarga. Televisi yang dulu sebagai barang mewah di ruang tamu, telah berubah menjadi tontonan individu. Akibatnya ibarat pedang bermata dua, antara satu sisi yang sama penting namun sisi lain sungguh membahayakan bagi anak didik.  Televisi bisa menjadi media yang berpengaruh besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan.  televisi bisa mempengaruhi tingkah laku, dan kemampuan kognitif. Bahkan proses belajar dimudahkan jika informasi ditampilkan dalam setting dramatis dan berskenario. Apalagi siaran tv menyiarkan banyak informasi yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya individu

Namun karena sifatnya hanya sekilas dengar dan pandang, maka sedikit pula yang bisa mengendap dalam ingatan  pemirsanya. Khalayak hanya memperoleh informasi secara sepotong-sepotong sehingga sulit untuk dijadikan dasar dalam mengambil kesimpulan. Realitasnya, siaran tv memperkaya kepemilikan informasi pada khalayak,  dan sedikit yang bisa dikutip menjadi referensi ilmiah. Hal itu karena otoritas terbatas pada program tv sebagai karya ilmiah.  Bahkan menjadi rahasia umum bahwa siaran televisi lebih banyak dipandang sebagai hiburan.

Waktu yang dihabiskan pelajar untuk menonton televisi cukup memprihatinkan. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa anak menonton televisi rata-rata tidak kurang dari 3 jam sehari. Bahkan ada penelitian lain yang mengatakan bahwa anak-anan dalam sehari tidak kurang dari 7 jam waktu yang digunakan untuk menonton televisi. Apa yang mereka dapatkan selama 3 hingga 7 jam tersebut, sungguh pelajaran yang tidak objektif.(pul)


Berita Terkait


Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Bulan Puasa, Hampir 1 Pleton Pingsan

25 Siswa Pingsan Saat Upacara Hardiknas

Peringati Hardiknas, PGRI Tagih Janji Pemerintah Angkat 5 Ribu Guru Honorer Jadi PNS

Puluhan Peserta Pingsan Saat Upacara Hardiknas


Siswa SLB di Tuban Peringati Hardiknas Dengan Kegiatan Kesenian Tradisional

Hardiknas, Brigadir David Damayandi Peduli Pendidikan di Sekolah Terpencil

Puluhan Peserta Upacara Hardiknas Pingsan Saat Upacara Hardiknas

Peringati Hardiknas, PGRI Tagih Janji Pemerintah Angkat 5 Ribu Guru Honorer Jadi PNS

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber