Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Warga Dunia, Robot Cantik Sophia Dapat Status Kewarganegaraan
Sabtu, 28-10-2017 | 21:25 wib
Oleh :
Arab pojokpitu.com, Penduduk di muka bumi kini makin beragam. Selain makhluk hidup kini bertambah satu spesies lagi. Yakni robot. Untuk kali pertama, sebuah negara berwarga robot tercatat dan diakui pula.

Awal pekan ini pemerintah Arab Saudi memberikan status warga negara untuk sebuah robot di panel Future Investment Institute.

Namanya Sophia Robot. Android dengan tampilan dan kemampuan fisik persis manusia itu bahkan mampu memberikan sambutan setelah menerima status warga negara tersebut.

"Aku merasa sangat terhormat dan bangga dengan pengakuan unik ini. Hal ini adalah pengalaman bersejarah buatku," ucapnya.

Sophia juga menjelaskan, sebagai robot, dirinya bakal bersikap baik.

"Enggak perlu khawatir. Jika kalian baik kepadaku, aku juga bakal baik kepada kalian," ucapnya.

Sophia menjamin, spesiesnya jauh dari tindakan kriminal dan kejam. Juga tidak seperti Terminator buatan Skynet yang berambisi menguasai dunia.

"Kalian kebanyakan baca buku Elon Musk dan nonton film robot jahat kalau berpikiran semua robot jahat," sergah Sophia. Tapi, apakah itu berarti mulai sekarang setiap robot harus punya identitas warga negara?(UPI News/fam/c10/na/jpnn/pul)


Berita Terkait


Inovasi Mahasiswa, Robot Pemindah Barang Dengan Sensor Pintar

ITS Targetkan Jadi Delegasi Indonesia Ditingkat Internasional

Hebat, Tim ITS Raih Prestasi di Robocup 2018 Kanada

Menang Kontes Robot, 4 Tim Siswa SD Sabet Juara Kompetisi Robocup Singapura


Siswa Sekolah Dasar Beradu Ketangkasan Dalam Kompetisi Robotika Nasional

Lomba Robot Pascal Manfaatkan Tekanan Energi Air

Jatim Park 3 Diduga Serobot Tanah Kas Desa Beji

Kursi Roda Robot, Inovasi Siswa Untuk Disabilitas
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber