Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Tri Wibawati istri Bupati Nganjuk menolak berkomentar dan memilih langsung menuju mobilnya. Foto Iman
Istri Bupati Nganjuk Dibebaskan KPK
Jum'at, 27-10-2017 | 10:08
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Lima belas orang terduga operasi tangkap tangan OTT yang diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di dua wilayah Nganjuk dan Jakart, dibebaskan pada Kamis tengah malam. Diantaranya Ita Tri Wibawati, istri Bupati Nganjuk Taufiqurahman dan juga Lurah Tanjung Anom, Saiful Anam.

Keduanya telah diperiksa selama 1 kali 24 jam di gedung merah putih KPK, Jakarta Selatan. Sekda Jombang Ita Tri Wibawati ini merupakan istri Taufiqqurahman Bupati Nganjuk. Dibebaskan bersama dengan 14 terduga lain yang ditangkap pada Rabu kemarin.

Ita Tri Wibawati yang digadang-gadang akan maju sebagai Calon Bupati Nganjuk periode 2018-2023 ini menolak berkomentar dan memilih langsung menuju mobilnya.

Sementara itu Lurah Tanjung Anom, Saiful Anam, yang merupakan Calon Wakil Bupati Nganjuk yang akan disandingkan dengan Ita Tri Wibawati, sempat berkomentar pencalonannya tersebut masih sekedar wacana.

Namun ketika disinggung terkait materi pemeriksaan KPK, Saiful enggan mengomentari dan memilih meninggalkan awak media.

Sebelumnya, Bupati Nganjuk Taufiqurahman dicokok kpk pada Rabu 25 Oktober lalu, bersama dengan 19 orang lainya. Dalam OTT ini, bupati dua periode itu diduga menerima uang suap hampir Rp 300 juta terkait jual beli jabatan di wilayah Nganjuk. KPK juga menetapkan 4 orang lain sebagai tersangka dalam kasus ini. (pul)

Berita Terkait


Incar Gratifikasi, KPK Periksa Kepala Dinas Pemkab Nganjuk

30 OPD Diperiksa KPK, Kemungkinan Ada TSK Baru

KPK Kembali Periksa Belasan Saksi Korupsi Nganjuk

Basaria Panjaitan Tanya ke Bupati Nganjuk, Kenapa Kok Masih Nekat ?

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber