Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Bupati Nganjuk Bersama Empat Orang Lagi, Ditetapkan Tersangka
Kamis, 26-10-2017 | 17:35 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Nganjuk yang menyangkut Bupati Nganjuk Taufikurahman.

Sebelumnya , KPK telah mengamankan 20 orang dalam OTT tersebut.

Dari 20 orang tersebut, lima orang ditetapkan sebagai tersangka antara lain Bupati Nganjuk Taufiqqurahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ibnu Hajar, Suwandi Kepala Sekolah SMP 3 Ngerongot, Kepala Bagian Umum RSUD Ngajuk  Mohammad Bisri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk  Harjanto. OTT tersebut dilakukan di salah satu hotel di Jakarta Pusat.
 
OTT kali ini berkaitan dengan suap pengisian jabatan di Dinas Pendidikan dan dinas lain di Kabupaten Nganjuk.

"Dari OTT ini penyidik mengamankan uang pecahan rupiah sebanyak Rp 298 juta. Uang tersebut disetor ke Taufik yang diduga digunakan untuk biaya oprasional dalam kegiatan Taufiqqurahman di Jakarta," tutur Basaria Panjaitan, Wakil Ketua KPK. 
 
Sebelumnya, Bupati Nganjuk juga pernah menjadi incaran KPK dalam kasus dugaan korupsi sejumlah proyek di Nganjuk. Namun KPK kalah dengan langkah Taufiqurrahman dalam sidang pra peradilan dan melimpahkan berkas tersebut ke kejaksaan .
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada Senin lalu, juga mengumpulkan sejumlah kepala daerah. Bahkan dalam pertemuan tersebut, presiden mengingatkan kepada kepala daerah agar tidak melakukan korupsi.(end)

Berita Terkait


Jaksa Nganjuk Periksa Kades Korupsin APBDES

Tiga Saksi Dihadirkan KPK Buktikan Dugaan Korupsi Bupati Nganjuk

Koruptor Nganjuk Harjanto dan M Bisri di Vonis 2 Tahun Penjara

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Taufiqurrahman Bupati Nganjuk Non Aktif

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber