Berita Terbaru :
Duka Mendalam Salah Satu Korban Mobil Terbakar di Pasuruan, Karena Besok Ultah
Dua Petugas Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Melihat Anaknya Ditangkap Densus 88, Supriadi Shock
Peristiwa  Selasa, 24-10-2017 | 18:14 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Supriadi, orangtua terduga teroris Hindrasti Wijanarko, warga Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, langsung shock, setelah mengetahui anak pertamanya tertangkap Densus 88.

Atas penangkapan tersebut, ia masih tetap tidak percaya atas tuduhan petugas Densus 88 ke Hindrasti Wijanarko, terkait keterlibatannya teroris.

Menurut Supriadi, anak pertamanya ini tidak terlibat teroris, sebab hampir setiap hari, ia mengetahui aktifitas anaknnya, mulai dari bekerja hingga ia beribadah di masjid terdekat.

Setiap hari, Hindrasti Wijanarko yang memiliki anak 2 ini bekerja sebagai tukang tower di wilayah Ponorogo. Ia tidak pernah keluar rumah, selain untuk bekerja.

Atas perisitiwa penangkapan anaknya tersebut, ia kawatir penangkapan tersebut menyalahi prosedur. Ia tidak mau penangkapan ini dijadikan sebagai kepentingan politik, sebab sepengetahuannya, anaknya tidak terlibat teroris.

Sementara diketahui , Tim Densus 88 melakukan pengintaian terhadap terduga teroris Hindrasti Wijanarko di rumahnya selama 8 bulan lamanya. Selasa siang ini, Tim Densus 88 langsung menangkap terduga teroris Hindrasti Wijanarko di salah satu swalayan di Kecamatan Balong dan dibawa ke markas Brimob Madiun.(end)

Berita Terkait

Densus 88 Geledah Gudang Ekspedisi Tempat Kerja Terduga Teroris Abdullah Alias Juher

Densus 88 Amankan Ratusan Peluru Dari Sebuah Rumah di Sidoarjo

Densus 88 Geledah Rumah dan Kios Pelaku Perampokan Toko Mas

Densus 88 Geledah Rumah Ilham Fauzan
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  10 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  11 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  9 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber