Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Gandeng PTN, Latih SMK Berkurikulum Basis Industri
Rabu, 18-10-2017 | 08:13 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Dua tahun ke depan, Jawa Timur akan mengalami bonus demografi, dengan jumlah usia produktif mulai 15 tahun hingga 64 tahun sebanyak 69,60 persen. Hal itu dikatakan Gubernur Provionsi Jawa Timur, Soekarwo saat menjadi pembicara di rapat kerja rektor dan wakil rektor perguruan tinggi negeri se-Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Rektorat Lantai 11, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Selasa siang. Dalam kesempatan ini, Soekarwo menyatakan akan menggandeng seluruh PTN se-Jawa Timur, untuk memberikan pelatihan dan mengembangkan kurikulum berbasis industri untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 
Upaya ini dilakukan untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama pendidikan vokasi. Melalui pelatihan ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja terampil, terdidik, siap bekerja, dan sangat dibutuhkan.
 
Jika upaya ini tidak dilakukan, maka dipastikan jumlah pengangguran di Jawa Timur akan semakin meningkat. Seperti dijelaskan Soekarwo, tenaga kerja baru di Jatim pada tahun 2018 diperkirakan berjumlah 326.629 orang. Jika tidak dipersiapkan sejak dini, maka tenaga kerja baru tidak terdidik bisa menjadi pengangguran dan menjadi beban kriminalitas di perkotaan.
 
Tak hanya itu, dari 1.663 SMK swasta di Jatim, sebanyak 1.294 sekolah belum bersertifikat. Dengan kondisi ini, keberadaan PTN se-Jawa Timur diharapkan mampu memberi pelatihan bagi guru-guru SMK sehingga standar lulusannya naik menjadi standar internasional. (end)

Berita Terkait


Gandeng PTN, Latih SMK Berkurikulum Basis Industri


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber