Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Kegiatan jambore kesehatan jiwa ini diadakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Foto Kris
43 ODGJ Ikuti Jambore Kesehatan Jiwa
Minggu, 15-10-2017 | 01:11 wib
Oleh : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ tidak boleh dikucilkan. Mereka harus mendapatkan penanganan yang tepat agar bisa disembuhkan.

Berbagai perlombaan diikuti 43 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada jambore kesehatan jiwa 2017. Mereka berasal dari 18 kota-kabupaten di Jawa Timur, merupakan pasien ODGJ yang sebelumnya terpasung.

Komarudin, ketua panitia jambore kesehatan jiwa 2017 menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk terapi bagi ODGJ. Terapi yang diberikan diantaranya terapi kelompok serta terapi bermain. "Jambore kesehatan jiwa ini juga untuk memberikan pemahaman serta kesadaran bagi ODGJ bahwa yang bersangkutan tidak sendiri," kata Komarudin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengatakan jambore kesehatan jiwa juga sebagai wadah bagi ODGJ untuk berbagi cerita serta memberikan ruang untuk aktif berinteraksi. 

"Dari 2500 kasus pasung di Jawa Timur, yang belum tertangani sekitar 400 kasus pasung," kata Kohar Hari.

Pemeritah Provinsi Jawa Timur meminta pemerintah kota,kabupaten untuk terus menangani kasus pasung yang ada di daerahnya. Penanganan ODGJ tidak bisa dilakukan dengan dipasung, namun harus lebih dimanusiakan. (pul)



Berita Terkait


43 ODGJ Ikuti Jambore Kesehatan Jiwa


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber