Berita Terbaru :
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
   

Tak Sampai Satu Jam, Aktivis Kumpulkan 700 Sampah Popok di Pantai
Pantura  Jum'at, 13-10-2017 | 16:07 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Pantai Utara Tuban, khususnya di sekitar Jalan RE Martadinata, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi perhatian serius mahasiswa dan aktivis lingkungan. Pasalnya, muara sungai dan sepanjang garis pantai di penuhi berbagai jenis sampah, sehingga membuatnya menjadi kumuh.

Sekitar 30 mahasiswa dan aktivis lingkungan berjibaku membersihkan muara aliran sungai serta pantai di kawasan tersebut. Sasaran utama mereka adalah sampah diapers atau sejenis sampah popok. Berdasarkan sejumlah penelitian yang dilakukan mahasiswa, selain mencemari lingkungan dan sulit terurai, sampah bobok juga merusak ekosistem sungai dan laut.
 
Tak butuh waktu lama, kurang dari satu jam mahasiswa bersama aktivis lingkungan berhasil mengumpulkan sekitar 700 popok di kabupaten peraih Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada bulan Agustus lalu ini.

Popok-popok tersebut kemudian diangkat dan dikumpulkan dengan menggunakan kantong kresek hitam berukuran besar. Sebanyak 12 kantong popok yang didapat selanjutnya akan dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah.
 
Sampah serupa juga banyak ditemukan di hampir sepanjang pantai utara Tuban. Hal ini disebabkan budaya buruk masyarakat yang masih membuang sampah di sungai dan pantai.

Tak hanya membersihkan sungai dan pantai dari popok, ke depan kegiatan para mahasiswa dan aktivis lingkungan ini juga akan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, tentang dampak buruk membuang sampah sembarangan.
 
Dengan adanya kegiatan bersih ini, para pemuda ini berharap masyarakat sadar dan turut menjaga kebersihan sungai dan pantai, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan.(end)
 

 



Berita Terkait

Tak Sampai Satu Jam, Aktivis Kumpulkan 700 Sampah Popok di Pantai
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  14 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber