Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dampak El Nino, Musim Kemarau Mundur Hingga Satu Bulan
Kamis, 12-10-2017 | 20:16
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Dampak el nino musim kemarau yang diprediksi akan habis bulan September, diprediksi akan molor dari perkiraan. Hingga saat ini, sejumlah wilayah di Tuban, masih mengalami kekeringan.

Sejumlah warga Dusun Gempol, Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Tuban, setiap pagi dan sore, mengambil air sumur di tengah sawah, yang masih mengeluarkan air. Warga mengambil air yang kondisinya tidak terlalu bersih, untuk kebutuhan sehari hari, seperti mandi, mencuci, dan minum.
 
Menurut Kasturi salah satu warga, hal ini terpaksa dilakukan lakukan lantaran kiriman droping air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sudah seminggu ini tidak ada. Droping air dibagi dengan wilayah desa lain, sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan warga.
 
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Joko Ludiono mengatakan, kemarau panjang merupakan dampak dari gejala cuaca el nino. Musim kemarau ini sebenarnya di prediksi akan berakhir pada September bulan lalu. Namun hingga saat ini musim kemarau masih belum juga berakhir.
 
"Kami terus beroordinasi dengan BMKG setempat, terkait musim kemarai panjang ini. Meski sebagian wilayah sudah turun hujan, namun sebagian besar wilayah di Tuban, belum ada hujan sama sekali, sehingga memicu kekeringan di mana mana," kata Joko Ludiono.
 
Cuaca tak menentu akibat el nino ini, tampaknya berdampak pada panjangnya musim kemarau di Tuban. Hingga saat ini setidaknya masih ada 5 kecamatan yang masih mengalami kekeringan. Yakni Kecamatan Semanding, Grabagan, Parengan, Kerek, dan Kecamatan Merak Urak. (pul)

Berita Terkait


Dampak El Nino, Musim Kemarau Mundur Hingga Satu Bulan

Di Sini Ada Bisnis Jerami di Akhir Musim Kemarau

Musim Kemarau Omset Pengrajin Gerabah Naik

Musim Kemarau Membawa Berkah Bagi Perajin Ikan Asin


Musim Kemarau Membawa Berkah Bagi Perajin Ikan Asin

Musim Kemarau Jadi Berkah Bagi Perajin Batu Bata

Musim Kemarau, Petani Garam Resah Harga Anjlok

Musim Kemarau, Petani Cabe Panen Lebih Awal Sebelum Kering
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber