Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Ratusan pembalap dari tujuh negara akan berpacu menjadi yang tercepat, dalam seri Final Indonesia Supermoto Champioship 2017, di sirkuit Kanjuruhan Kabupaten Malang 7 dan 8 Oktober. Persaingan keras di seri pamungkas akan tersaji di kelas Kejurnas, dimana Diva Ismayana masih memimpin perolehan poin di 450 cc. Sedangkan di 250 cc masih diduduki Farhan Hendro. Foto Hari
Pembalap Dari 7 Negara Akan Bersaing di Seri Final ISC 2017
Sabtu, 07-10-2017 | 12:18
Oleh : Hari Subagyo
Malang pojokpitu.com, Setelah Sentul dan Bantul, Kabupaten Malang menjadi tuan rumah gelaran Final Gelaran Indonesia Supermoto Championship 2017.

Seri pamungkas isc 2017 yang dihelat pada 7 dan 8 oktober di sirkuit Kanjuruhan Kabupaten Malang , diikuti para pembalap mancanegara. Seperti Miks Peleckis dari Latvia , Dominggo Rhowell dan Matias Hernandes dari Filipina, Hasroy Hozman dari Singapura, Yuto Azuma dari Jepang , Simon Boyd dan Michael Kirckness dari Australia, dan Waouter Straver dari Belanda. Sedangkan pembalap pembalap nasional seperti Ade Elvira , Arjun Wicaksono , Doni Tata , Farhan Hendro , dan Diva Ismayana , akan bersaing menjadi yang tercepat .

Ketua panitia ISC 2017 Endiyatmo Widagdo menuturkan, ratusan starter dipastikan akan bersaing di 7 kelas yang dipertandingakn. Diantaranya kelas pemula 150 cc , 175 cc, 250 cc, kelas enduro , kelas veteran , dan kelas komunitas . Kelas komunitas sendiri menjadi kelas yang paling banyak diminati, mengingat kelas ini diikuti para pembalap yang sering menggelar touring dan modifikasi motor. Namun baru terwadahi di ajang balapan Indonesia Supermoto Championship 2017 .

"Persaingan keras di seri final tersaji di kelas Kejurnas, dimana Diva Ismayana masih memimpin perolehan poin di 450 cc, sedangkan di 250 cc masih diduduki Farhan Hendro," kata Endiyatmo Widagdo.

Endi menambahkan, meski diikuti berbagai pembalap dari berbagai negara, Indonesia Supermoto Champioship 2017 merupakan event independen internasional. Bukan seri seperti fim supermoto yang digelar di Kabupaten Malang pada 2016 lalu .

Sementara itu mantan pembalap moto Two Doni Tata mengatakan, saingan terberat di Indonesia Supermoto Championship 2017 justru datang dari pembalap indonesia , yakni Diva Ismayana dan Farhan Hendro.

Mengikuti dua kelas langsung , yakni 250 cc dan 450 cc, Doni Tata balapan supermoto dinilai lebih kompetitif dengan biaya yang lebih terjangkau, serta mulai diminati para pembalap. Pembalap kelahiran 1991 ini mengaku tidak kesulitan dalam hal adaptasi, yakni dari moto - two ke supermoto. Sebab dirinya dulu pernah balapan di sirkuit road race, dan motocross. Doni Tata hanya berharap dapat menjadi yang terbaik di dua kelas yang diikutinya. (pul)

Berita Terkait

29-09-2017 | 18:24
ITDBI , Pembalap Iran Kuasai Etape Ketiga Jalur Neraka
13-05-2017 | 22:48
Dua Pembalap MTB Indonesia Naik Podium di Kejuraan Asia 2017
13-06-2016 | 12:03
Mantaf, Pebalap Indonesia Naik Podium di Jepang
28-05-2016 | 12:50
Ada Kabar Baik Soal Rio

25-06-2017 | 20:15
Rossi Catat Kemenangan ke-115, Enam Pembalap Gagal Finis di MotoGP Belanda
13-05-2017 | 22:48
Dua Pembalap MTB Indonesia Naik Podium di Kejuraan Asia 2017
08-05-2017 | 08:26
Pembalap Honda di Baris Depan, Mana Rossi dan Vinales?
10-01-2017 | 10:22
RASAIN, Balapan Liar Saling Bertabrakan, Satu Pembalap Kritis

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber