Berita Terbaru :
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
   

TIDAK BENAR, Kemarau Panjang di Tahun 2019 Hingga 2022
Politik  Jum'at, 06-10-2017 | 13:33 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Badan Metereologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) membantah informasi yang menyebut bahwa dunia akan mengalami kemarau panjang mulai 2019 hingga 2022 mendatang. BMKG menegaskan berita tersebut tidak benar dan BMKG tidak pernah menyampaikan ataupun menyebarluaskan informasi tersebut.

Pernyataan disampaikan langsung pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Widada Sulistiyo, usai membuka peresmian kantor Unit Pelaksana Teknis (Upt) BMKG Tuban, Jawa Timur.

Menurutnya berita seperti itu hanyalah isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan bahkan membohongi masyarakat. Sebab akurasinya sangatlah diragukan. Selain itu, BMKG baru mampu membuat prediksi sampai waktu satu tahun atau enam bulan ke depan, itupun bersifat fleksibel.

"Sampai saat ini, belum ada informasi prediksi musim kemarau yang bisa memprediksikan sampai lebih dari satu tahun. Sehingga kami meminta agar masyarakat tidak terpengaruh ataupun menghiraukan informasi yang berkembang tersebut," kata Widada.

Selain dari itu, BMKG hanya memprediksi bahwa tahun depan kemarau akan terjadi lebih panjang daripada tahun ini.

Seperti diketahui bahwa belakangan ini, masyarakat tengah diresahkan dengan beredarnya pesan berantai di media sosial yang menyebut adanya ancaman kemarau panjang di dunia. Berikut isi pesan berantai yang meresahkan dan beredar di masyarakat tersebut:

Badan meteorologi dan geofisika menyatakan bahwa akan terjadi kemarau panjang yang akan melanda dunia. Diperkirakan kemarau panjang tersebut akan dimulai tahun 2019 hingga 2022. Cadangan air dunia saat ini hanya tersisa 3% saja. (pul)

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Petani Pasang Aliran Listrik Pompa

Kemarau Panen Mawar Turun 50 Persen

Fenomena Musim Kemarau, Muncul Ladang Garam di Tengah Hutan

Kemarau Berkah Bari Pemburu Buah Randu di Lereng Wilis
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  5 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  2 jam

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  12 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  56 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber