Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Pungli TPS, Terdakwa Djarwo Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta
Senin, 25-09-2017 | 18:49 wib
Oleh : Ayul Andhim
Berita Video : Pungli TPS, Terdakwa Djarwo Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta
Surabaya pojokpitu.com, Kasus pungli pemeriksaan karantina di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dengan terdakwa mantan direktur utama Pelindo III, Djarwo Suryanto dan bersama istrinya Yolanda, Senin siang, akhirnya memasuki babak tuntutan.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum selama dua jam lebih, terdakwa Djarwo Suryanto dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara.

Untuk terdakwa 2 Yolanda, dituntut 1 tahun penjara denda Rp 500 juta. Terdakwa Djarwo terbukti melanggar pasal pemerasan dan pencucian uang sedangkan untuk istrinya melanggar pasal pencucian uang.

Atas tuntutan ini, kedua terdakwa akan melakukan pembelaan pada persidangan berikutnya. 

Seperti diketahui terdakwa ditangkap oleh kepolisian Mabes Polri, setelah polisi menangkap Direktur Utama PT Akara Multi Karya Augusto Hutapea, saat sedang menarik uang pungli pemeriksaan karantina dari importir. Terdakwa diduga menerima aliran uang pungli dari PT Akara Multi Karya senilai Rp 1,5 milyar.(end)

Berita Terkait


Mengurus PTSL, Warga Kabupaten Kediri Ditarik Biaya

Kerap Meresahkan Sopir Truk, Komplotan Sakram Diringkus

DPR RI Temukan Pungli Tarif dan Armada Tidak Sesuai Trayek di Terminal Purabaya

DPR RI Temukan Pungli Tarif dan Armada Tidak Sesuai Trayek di Terminal Purabaya


Usut Pungli Prona, GPD dan Warga Kepatihan Datangi Kejari Sidoarjo

Diduga Pungli Pedagang, Mantan Lurah Bubutan Dituntut 3 Tahun Penjara

Ratusan Warga Jangan Asem Demo Pungli Prona

Proses Lidik, Polisi Periksa 3 Saksi Dugaan Pungli PKL
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber