Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Berangkatkan Food Truk Untuk Layani Makanan Pengungsi Rohingya
Kamis, 21-09-2017 | 16:04 wib
Oleh : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Gelombang bantuan bagi pengungsi Rohingnya mulai berangsur diberangkatkan menuju perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Proses tersebut dilakukan secara simbolik oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa pagi tadi.

Pemberangkatan bahan pangan terdiri dari dua ribu ton beras dan sumbangan zakat dari seluruh bangsa Indonesia senilai Rp 5 miliar tersebut secara resmi dilakukan oleh aksi cepat tanggap Indonesia di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Perak Surabaya.
 
Selain bahan pangan tersebut, 100 truk logisitik dan satu unit food truk yang terdiri dari lima tim juru masak juga turut dibernagkatkan. Hal ini kali pertama dilakukan, untuk melayani dan memenuhi kebutuhan pangan pengungsi di perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Ini dikatakan Cheff Joni Kusuma, Tim Juru Masak Act.
 
Sementara, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyatakan, bantuan tersebut zero APBN dan murni dari hasil seluruh zakat yang terkumpul dari seluruh rakyat Indonesia.
 
Bantuan tersebut selanjutnya, diangkut dengan kapal kemanusiaan dan diperkirakan akan sampai di lokasi tujuan sekitar 8 hari mendatang.(end)

Berita Terkait


Dagelan Repatriasi Rohingya, Gelombang Pertama Cuma 5 Orang

Berangkatkan Food Truk Untuk Layani Makanan Pengungsi Rohingya

Bantu Etnis Rohingya, Ratusan Siswa SD Tulis Surat Untuk Jokowi

Hari Ini 10 Ribu Ton Beras Diberangkatkan Untuk Pengungsi Rohingya


Bantuan Untuk Rohingya dari Indonesia Sudah Tiba

Ungkap Solidaritas Kemanusiaan, Siswa Gelar Aksi Peduli Rohingya

Forum Lintas Agama Kutuk Aksi Kemanusian di Rohingya

Puluhan Mahasiswa se-Lumajang Gelar Aksi Peduli Rohingya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber