Berita Terbaru :
Ditetapkan Sebagai Paslon Dalam Pilkada 2020, Ketua DPRD Kabupaten Malang Diberhentikan
Gus Miftah, MA-Mujiaman Pemimpin Yang Bagus Untuk Dipilih
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
2 Residivis Pelaku Pembobol Brankas Berisi Uang Puluhan Juta Diringkus
BHS-Taufikuqulbar Mendapat Nomer 1
   

Perajin Gula Kelapa Terancam Bangkrut
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 31-01-2015 | 14:17 wib
Reporter : Moch Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Para perajin gula kelapa di Kabupaten Blitar mengeluh. Pasalnya hujan yang terus menerus mengakibatkan produksi gula turun dratis . Hal ini disebabkan pohon kelapa licin , serta kwalitas air nira yang dihasilkan juga buruk karena bercampur air hujan .

Hujan yang berkepanjangan sejak hampir dua bulan terakhir , membuat para perajin gula di Kabupaten Blitar mengeluh.  Pasalnya, omzet produksi gula kelapa turun dratis, karena penderes kesulitan memanjat pohon kelapa yang licin. Selain itu, kwalitas air nira yang dihasilkan sangat jelek bercampur dengan air hujan . Kondisi ini diperparah, dengan perajin yang kesulitan mencari bahan bakar kayu kering lantaran musim hujan .

Sulis  perajin gula kelapa asal Desa Sumberjo Kecamatan Sanan Kulon Blitar mengaku, sejak musim hujan, omzet produksi gula kelapa  turun 25 persen dari hari biasa . Banyak faktor penyebab diantaranya. Pohon kelapa yang licin  menyulitkan penderes untuk memanjat , kualitas air nira yang dihasilkan sangat buruk serta sulit mencari kayu bakar .

"Meski kondisi ini tetap harus bertahan , meski penghasilannya berkurang jauh.karena tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan para perajin gula kelapa ini," kata Sulis Imroatin  perajin gula kelapa.

Sedangkan untuk harga gula kelapa ,tidak terpengaruh dengan musin penghujan. Harga gula kelapa saat ini ditingkat produsen masih bertahan di harga Rp 11 ribu perkilogramnya. Hanya saja, saat ini omzet pesanan gula kelapa masih berkurang lantaran belum memasuki musim hajatan .(pul)



Berita Terkait

Perajin Aquascape Mendapat Berkah di Tengah Pandemi

Dampak Covid 19, Perajin Kulit Yang Terancam Gulung Tikar

Masa Pandemi Covid 19, Perajin Peti Mati Banjir Order

Dampak Corona Pabrik Tahu Terancam Gulung Tikar
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  8 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  6 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  11 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  13 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber