Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Rawan Penyimpangan, DPRD dan TP4D Sidak Proyek Fisik
Kamis, 14-09-2017 | 04:16 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Inspeksi mendadak (sidak ) dilakukan oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.

Rombongan dewan dipimpin Sarwo Edi dan TP4D dipimpin Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban. Tim menuju lokasi proyek rest area pasar burung tahap II senilai Rp 3,1 miliyar yang dikerjakan oleh PT Triputra Manunggal Sejati.

Tim dengan jeli tim mengecek kualitas pekerjaan, baik material maupun campuran. Hingga melakukan wawancara dengan tenaga kerja, pemborong dan konsultan pengawas. Tim juga dengan seksama meneliti gambar bestek serta buku direksi kegiatan pekerjaan. 

Sesuai kontrak proyek yang berada di Kecamatan Mejayan ini, mulai dikerjakan pada tanggal 6 Juni lalu hingga tanggal 6 Desember 2017 mendatang.

Anggota Komisi D, Mashudi, menjelaskan, "Sidak dilaksanakan dalam rangka pengawasan atau kontroling proyek pekerjaan fisik yang ada di Kabupaten Madiun, agar dapat berjalan dengan baik. Pengawasan dilakukan dengan menggandeng TP4D mulai dari perencanaan hingga pengerjaan."

Inspeksi mendadak dilanjutkan ke lokasi proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), lingkup kantor DPRD Kabupaten Madiun. Proyek tersebut memakan anggaran senilai Rp 1,069 miliar yang dikerjakan oleh pelaksana CV Ardhi Laksa.

Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban, menyambut baik sidak bersama dengan Komisi D DPRD. Sebab tugas diberikan pemerintah kepada TP4D hampir sama dengan tupoksi Komisi D, yakni melakukan pengawasan dan kontroling.

"Mulai awal hingga akhir pekerjaan dan jika di tengah pekerjaan ada kendala atau kekurangan, maka sebelum masa akhir pengerjaan segera dilakukan perbaikan," tutur Franky Silaban.

Pengawasan mutlak dilakukan sejak dini oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan pihak TP4D. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Meski progres pengerjaan berjalan lancar, namun para anggota wakil rakyat ini meminta agar kualitas material, pengerjaan dan kekurangan sesuai temuan sidak, segera dilakukan perbaikan.(end)

Berita Terkait


Proyek Gedung RSUD Dolopo Terlambat Jadi

Baru Dilantik, DPRD Langsung Sidak Proyek RSUD Nganjuk

Dewan Sidak Proyek 24 Miliar Terindikasi Ada Permainan

Rawan Penyimpangan, DPRD dan TP4D Sidak Proyek Fisik


Komisi D Sidak Proyek Bermasalah Watu Dakon

Komisi 2 DPRD Pacitan Sidak Proyek Puskesmas yang Molor

Sidak Proyek Puskesmas, Komisi D Temukan Banyak Kejanggalan

Disidak Proyek Pompa Petekan Rp 43 Miliar, DPRD : Pemkot Tidak Transparan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber