Berita Terbaru :
Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
   

Rawan Penyimpangan, DPRD dan TP4D Sidak Proyek Fisik
Mataraman  Kamis, 14-09-2017 | 04:16 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Inspeksi mendadak (sidak ) dilakukan oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.

Rombongan dewan dipimpin Sarwo Edi dan TP4D dipimpin Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban. Tim menuju lokasi proyek rest area pasar burung tahap II senilai Rp 3,1 miliyar yang dikerjakan oleh PT Triputra Manunggal Sejati.

Tim dengan jeli tim mengecek kualitas pekerjaan, baik material maupun campuran. Hingga melakukan wawancara dengan tenaga kerja, pemborong dan konsultan pengawas. Tim juga dengan seksama meneliti gambar bestek serta buku direksi kegiatan pekerjaan. 

Sesuai kontrak proyek yang berada di Kecamatan Mejayan ini, mulai dikerjakan pada tanggal 6 Juni lalu hingga tanggal 6 Desember 2017 mendatang.

Anggota Komisi D, Mashudi, menjelaskan, "Sidak dilaksanakan dalam rangka pengawasan atau kontroling proyek pekerjaan fisik yang ada di Kabupaten Madiun, agar dapat berjalan dengan baik. Pengawasan dilakukan dengan menggandeng TP4D mulai dari perencanaan hingga pengerjaan."

Inspeksi mendadak dilanjutkan ke lokasi proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), lingkup kantor DPRD Kabupaten Madiun. Proyek tersebut memakan anggaran senilai Rp 1,069 miliar yang dikerjakan oleh pelaksana CV Ardhi Laksa.

Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban, menyambut baik sidak bersama dengan Komisi D DPRD. Sebab tugas diberikan pemerintah kepada TP4D hampir sama dengan tupoksi Komisi D, yakni melakukan pengawasan dan kontroling.

"Mulai awal hingga akhir pekerjaan dan jika di tengah pekerjaan ada kendala atau kekurangan, maka sebelum masa akhir pengerjaan segera dilakukan perbaikan," tutur Franky Silaban.

Pengawasan mutlak dilakukan sejak dini oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan pihak TP4D. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Meski progres pengerjaan berjalan lancar, namun para anggota wakil rakyat ini meminta agar kualitas material, pengerjaan dan kekurangan sesuai temuan sidak, segera dilakukan perbaikan.(end)

Berita Terkait

DPRD Komisi III Temukan Proyek Terindikasi Korupsi Ratusan Juta

Proyek Gedung RSUD Dolopo Terlambat Jadi

Baru Dilantik, DPRD Langsung Sidak Proyek RSUD Nganjuk

Dewan Sidak Proyek 24 Miliar Terindikasi Ada Permainan
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  14 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  13 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber