Berita Terbaru :
DPR Duga Banyak RS Nakal Klaim Pasien Meninggal karena Covid-19
Tes Swab Kedua, 20 Pegawai Puskesmas Banyu Urip Dinyatakan Negatif
Kejari Tunggu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Watu Dakon
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
   

Rawan Penyimpangan, DPRD dan TP4D Sidak Proyek Fisik
Mataraman  Kamis, 14-09-2017 | 04:16 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Inspeksi mendadak (sidak ) dilakukan oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.

Rombongan dewan dipimpin Sarwo Edi dan TP4D dipimpin Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban. Tim menuju lokasi proyek rest area pasar burung tahap II senilai Rp 3,1 miliyar yang dikerjakan oleh PT Triputra Manunggal Sejati.

Tim dengan jeli tim mengecek kualitas pekerjaan, baik material maupun campuran. Hingga melakukan wawancara dengan tenaga kerja, pemborong dan konsultan pengawas. Tim juga dengan seksama meneliti gambar bestek serta buku direksi kegiatan pekerjaan. 

Sesuai kontrak proyek yang berada di Kecamatan Mejayan ini, mulai dikerjakan pada tanggal 6 Juni lalu hingga tanggal 6 Desember 2017 mendatang.

Anggota Komisi D, Mashudi, menjelaskan, "Sidak dilaksanakan dalam rangka pengawasan atau kontroling proyek pekerjaan fisik yang ada di Kabupaten Madiun, agar dapat berjalan dengan baik. Pengawasan dilakukan dengan menggandeng TP4D mulai dari perencanaan hingga pengerjaan."

Inspeksi mendadak dilanjutkan ke lokasi proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), lingkup kantor DPRD Kabupaten Madiun. Proyek tersebut memakan anggaran senilai Rp 1,069 miliar yang dikerjakan oleh pelaksana CV Ardhi Laksa.

Kepala Seksi Intel Kejari Mejayan, Franky Silaban, menyambut baik sidak bersama dengan Komisi D DPRD. Sebab tugas diberikan pemerintah kepada TP4D hampir sama dengan tupoksi Komisi D, yakni melakukan pengawasan dan kontroling.

"Mulai awal hingga akhir pekerjaan dan jika di tengah pekerjaan ada kendala atau kekurangan, maka sebelum masa akhir pengerjaan segera dilakukan perbaikan," tutur Franky Silaban.

Pengawasan mutlak dilakukan sejak dini oleh Komisi D DPRD Kabupaten Madiun dan pihak TP4D. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Meski progres pengerjaan berjalan lancar, namun para anggota wakil rakyat ini meminta agar kualitas material, pengerjaan dan kekurangan sesuai temuan sidak, segera dilakukan perbaikan.(end)

Berita Terkait

DPRD Komisi III Temukan Proyek Terindikasi Korupsi Ratusan Juta

Proyek Gedung RSUD Dolopo Terlambat Jadi

Baru Dilantik, DPRD Langsung Sidak Proyek RSUD Nganjuk

Dewan Sidak Proyek 24 Miliar Terindikasi Ada Permainan
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  16 jam

GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  1 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  15 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber