Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Bantu Disabilitas, Mahasiswa Ini Cipta Kursi Roda Berdiri Elektronik
Rabu, 13-09-2017 | 14:45
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Dua mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Pens, menciptakan prototype standing wheelchair, atau kursi roda berdiri. Karya inovasi ini diharapkan memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas.

Mahasiswa diploma 4 Teknik Mekatronika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, yaitu Renaldo Herdiano Putra, dan Ahmad Ghifari Wildan Rahman, berhasil mencipta prototype standing wheelchair, atau kursi roda berdiri.

Karya inovasi ini muncul dari ide alat therapy kesehatan untuk mencegah dekubitus atau luka tubuh pada bagian belakang bagi pengguna kursi roda. Dekubitus terjadi pada para pengguna kursi roda yang kerap kurang beraktivitas.

Kurang aktifitas, seperti duduk atau berbaring dalam waktu sangat lama, bisa menimbulkan luka akibat pengelupasan kulit dan memborok.

Inovasi kursi roda berdiri ini tidak dirancang secara manual. Namun digerakkan dengan mesin bertenaga listrik. Untuk mengaktifkan kursi roda ini, pengguna bisa menekan tombol yang terpasang pada pegangan bagian kanan kursi.

Dengan tombol, kursi roda bisa digerakkan ke arah depan, belakang, kanan dan kiri. Penggunaan tenaga mesin ini bertenaga aki recharge ini, meningkatkan kemudahan dan kemandirian pengguna kursi roda.

Dengan aki recharge yang terpasang di belakang kursi roda, pengguna bisa mengoperasikannya hingga bertahan sekitar dua jam. Komponen di bagian bawah kursi roda ini, terdiri atas sebuah motor DC, aki, rantai penggerak roda gear, hardware berisi mikrokontroller arduino, driver motor, dan regulator.

Menurut Renaldo Herdiano Putra, kursi roda ini juga dilengkapi fungsi standing atau berdiri. Dengan fungsi kontrol untuk menggerakkan kursi untuk berdiri, pengguna bisa lebih leluasa bergerak untuk melakukan aktifitas seperti meraih barang dengan cara berdiri. Untuk lebih memberi kemanan, kursi roda ini dilengkapi dengan sabuk pengaman, saat berdiri.

Untuk merancang dan merakit kursi roda berdiri, dua mahasiswa ini butuh waktu penyelesaian hingga delapan bulan dengan biaya hingga Rp 4 juta. Rencananya, kursi roda ini akan dikembangkan lebih sempurna agar lebih aman dan nyaman bagi penggunanya. (pul)

Berita Terkait

14-01-2017 | 13:54
Kehilangan Kursi Roda, Jupe: Ada yang Lebih Membutuhkan
27-10-2016 | 02:17
Siswa SMA Ciptakan Kursi Roda Berbasis Android
24-09-2016 | 10:08
14 Tahun Bocah Cacat Baru Merasakan Kursi Roda
21-08-2016 | 18:52
Meski Naik Kursi Roda, Nenek Kholilah Tetap Semangat Ibadah Haji

20-07-2016 | 18:54
Tak Mampu Beli Kursi Roda, Anak Penderita Disabilitas Tak Bisa Sekolah
15-09-2015 | 07:23
Ratusan Calon Jamaah Haji Kediri Berangkat, Tiga Diantaranya Menggunakan Kursi Roda
04-05-2015 | 11:25
HexHog, Kursi Roda Layaknya Motor 6 x 6 yang Tangguh

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber