Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Puluhan warga bersama jamaah klenteng terlibat berdesak-desakan memperebutkan bungkusan berisi makanan yang disiapkan di meja sembahyangan. Rebutan nasi buceng tersebut merupakan tradisi upacara penghormatan arwah leluhur di Klenteng Tjoe Ling Kiong Kabupaten Tuban. Foto Mubarok
Tradisi Penghormatan Arwah Leluhur, Berakhir Rebutan Makanan
Sabtu, 09-09-2017 | 13:55
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Klenteng Tjoe Ling Kiong di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Tuban, nampak ramai. Sejak pagi, puluhan warga telah berkumpul di halaman klenteng menunggu sedekah bumi dimulai. Untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, sejumlah aparat kepolisian disiagakan di lokasi.

Tradisi berusia ratusan tahun silam ini diawali dengan sembahyang di hadapan altar para leluhur. Sembahyang diikuti seluruh pengurus beserta jamaah Klenteng Tjoe Ling Kiong. Sementara itu, sebanyak lima ratus sesaji berupa bungkusan makanan ditata rapi di atas meja.

Setelah sembahyang, pengurus membunyikan bedug sebagai tanda  sedekah bumi dimulai. Puluhan warga yang telah berjam-jam menunggu langsung merangsek masuk. Mereka terlibat desak-desakan dengan jamaah klenteng memperebutkan bungkusan makanan yang telah tersaji.

Meski harus bersusah payah rebutan, namun warga mengaku senang bisa mendapatkan makanan. Bahkan tak jarang seorang warga bisa membawa pulang sebanyak enam bungkusan berisi nasi, garam, mie instan, dan kue-kue kering.

Menurut Gunawan, Ketua Klenteng Tjoe Ling Kiong Tuban, sedekah bumi atau sembahyang rebutan ini merupakan tradisi tahunan yang digelar Klenteng Tjoe Ling Kiong sejak puluhan tahun silam. "Tujuannya untuk mengirim doa serta memberi penghormatan kepada arwah para leluhur yang tidak terurus keluarganya," kata Gunawan.

Sesaji bungkusan makan yang diperebutkan merupakan sumbangan dari jamaah Klenteng Tjope Ling Kiong. Setiap bungkusan diberi bendera bertuliskan nama jamaah yang menyumbang. (pul)

Berita Terkait


Tradisi Penghormatan Arwah Leluhur, Berakhir Rebutan Makanan


Kirim Doa untuk Para Leluhur, Puluhan Umat Budha Bakar Replika Kapal

Garap Tanah Leluhur Puluhan Tahun, Para Petani Malah Dilaporkan ke Polisi

Keluarga Besar Ini Protes Lahan Peninggalan Leluhur Diduga Ditempati Pemerintah

Kretek, Warisan Leluhur yang Wajib Dilindungi Pemerintah
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber