Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Selain untuk melestarikan budaya warisan leluhur, ritual Tiban ini sebagai bentuk pengharapan agar hujan segera turun. Foto Asrofi
Warga Gelar Cambuk Tiban untuk Meminta Hujan Saat Kemarau Panjang
Jum'at, 08-09-2017 | 17:06
Oleh : Moch Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga desa di Kabupaten Blitar menggelar tradisi cambuk Tiban. Meski saling cambuk dengan lidi yang dianyam, para peserta Tiban mengaku tidak sakit.

Tradisi Tiban yang digelar warga Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat seluruh warga desa berkumpul dan menggelar tradisi Tiban, sebagai ritual meminta hujan. Tradisi ini, sengaja digelar di ladang yang sudah mengering, karena tidak dapat ditanami.

Tradisi Tiban hanya diikuti kaum lelaki baik tua maupun muda, dan dimainkan oleh 2 orang yang saling berhadapan dan bertelanjang dada, dengan diiringi musik gamelan jawa, serta di atur oleh palandang atau wasit pertandingan. Setiap pemain Tiban, masing-masing hanya punya kesempatan mencambuk lawannya sebanyak tiga kali secara bergantian pada tubuh lawan, dan tidak boleh ke kepala maupun kemaluan.

Meski banyak luka yang tergores ditubuh pemain akibat terkena cambuk, namun pemain tidak merasakan sakit. Justru mereka berkeyakinan, semakin banyak goresan luka dan darah mengucur, maka diyakini hujan akan semakin cepat turun.

Sukadi salah satu peserta mengaku, sebelum naik ke atas panggung, para peserta harus mempunyai persiapan sebelum mengikuti Tiban. Selain mempersiapkan mental, tehnik mencambuk dan menghindari cambuk juga wajib dikuasai oleh para peserta.

Menurut Budiono ketua panitia, selain untuk melestarikan budaya seni warisan leluluhur, tradisi Tiban ini sengaja diadakan untuk meminta hujan, karena sudah dua bulan terakhir ini, sawah di desa banggle mengering dan tidak dapat ditanami. Warga meyakini dengan diadakannya tradisi ini hujan akan segera
Turun.

Tradisi Tiban ini merupakan tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat Blitar sejak ratusan tahun untuk memohon hujan. Tradisi ini akan terus dilakukan warga hingga hujan turun. Kini selain sebagai tradisi cambuk berdarah Tiban ini juga menjadi hiburan bagi warga sekitar. (pul)

Berita Terkait

16-09-2017 | 03:35
32 Desa di Gresik Kekeringan Akibat Kemarau Panjang
15-09-2017 | 15:19
Kemarau Panjang, Warga Tak Bisa Gunakan Sumur
14-09-2017 | 11:36
Kemarau Panjang Permintaan Air Tangki Meningkat
13-09-2017 | 02:29
Kemarau Panjang, Belasan Hektar Tanaman Cabai Siap Panen Mengering

08-09-2017 | 17:06
Warga Gelar Cambuk Tiban untuk Meminta Hujan Saat Kemarau Panjang
05-09-2017 | 19:49
Kemarau Panjang, Petani Tembakau di Probolinggo Menuai Berkah
28-12-2015 | 19:25
Kemarau Panjang, Target Serapan Beras Bulog Tak Tercapai
22-11-2015 | 16:52
Kemarau Panjang, Harga Kebutuhan Pokok Melambung

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber