Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Satu Korban Miras Oplosan di Tulungagung Kritis
Rabu, 06-09-2017 | 21:45 wib
Oleh : Agus Bondan, Muhammad Imron Danu
Berita Video : Satu Korban Miras Oplosan di Tulungagung Kritis
Tulungagung pojokpitu.com, Mardianto, warga Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang Kabupaten Tulunggung datang harus menjalani perawatan intensif Red Zone IGD. Mardianto kondisinya kritis, diduga karena keracunan methanol, setelah minum minuman keras.

Sebelum mengalami kritis, ayah dua anak ditemukan dalam kondisi hampir kehilangan kesadaran diduga seusai meminum minuman keras. Keluarga sempat membawa korban ke puskesmas setempat, namun kondisi korban terus menurun dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Humas Rumah Sakit Umum Dokter Iskak Tulungagung, Muhammad Rifai, mengatakan, dugaan sementara Mardianto keracunan methanol.Saat tiba di rumah sakit, kondisinya sudah kehilangan kesadaran.Sementara untuk memastikan penyebabnya, pihak rumah sakit masih menunggu hasil laboratorium. Namun kuat dugaan, korban kritis setelah mengkonsumsi minuman keras oplosan.

Peristiwa korban over dosis diduga akibat miras oplosan ini merupakan ketiga kalinya dalam kurun waktu sebulan terakhir. Sebelumnya, ada 12 korban yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Dokter Iskak Tulungagung.Satu orang korban meninggal dunia.

Berita Terkait


Ini Kondisi Terbaru Para Korban Pesta Miras Oplosan

2 Korban Miras Oplosan Dipulangkan Hari Ini

Satu Korban Miras Oplosan di Tulungagung Kritis

Ratusan Miras Oplosan dan Sabu Dimusnahkan


Karena Masih Perjaka, Tiga Makam Korban Miras Oplosan Ditandai Tanaman Pisang

Ini Kondisi Terbaru Para Korban Pesta Miras Oplosan

Malam Tirakatan, Tiga Korban Miras Oplosan Tewas, Puluhan Lainnya Dirawat di RS

Perempuan Penjual Miras Oplosan Ditangkap Polisi Blitar
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber