Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kekerasan Rohingya Berlanjut, Aung San Syuu Kyi Diam Saja ?
Minggu, 03-09-2017 | 08:18 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin yang membidangi urusan luar negeri menyatakan, komunitas ASEAN harus kompak menekan Myanmar agar menghentikan kekerasan terhadap etnis minoritas Rohingya di Rakhine. Menurutnya, Idul Adha menjadi momen penting untuk menyuarakan pembelaan kepada kaum terindas.

Hasanuddin mengatakan, hingga pekan ini saja sudah lebih dari 100 muslim Rohingya tewas. Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, hak-hak seluruh pengungsi maupun etnis Rohingya harus dikembalikan, serta mendapat jaminan perlindungan dari negara yang pernah dikuasai junta militer itu.

"Jangan berpikiran dulu pengungsi ditampung negara-negara lain, maka masalah itu akan terus menerus terjadi. Myanmar harus bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya. Kekerasan harus dihentikan!" ujar Hasanuddin, Minggu (2/9).

Mantan sekretaris militer kepresidenan itu menambahkan, terlepas dari permasalahan politik, setiap negara harus menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Tapi, di Myanmar memang terlihat hal yang sangat ironis.

Aung San Suu Kyi yang saat ini menjadi penasihat negara di Myanmar merupakan peraih Nobel di bidang perdamaian. Namun, tokoh yang kini punya pengaruh besar dalam politik dan pemerintahan di Myanmar itu justru diam.

"Kita meminta kepada pemerintah Myanmar untuk bersikap arif, bijak dan adil. Apalagi, Aung San Suu Kyi adalah tokoh yang pernah mendapatkan Nobel Perdamaian," tutur Hasanuddin.

Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal itu menambahkan, jika kekerasan terhadap etnis Rohingya masih terus berlanjut, mestinya Nobel untuk Suu Kyi dicabut. Sebab, tokoh dunia kelahiran 19 Juni 1945 itu ternyata tidak menunjukkan sikap layaknya penyeru perdamaian, bahkan ketika punya posisi penting dan menentukan.

Selain itu, Hasanuddin juga mendukung dukung pertemuan rencana Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menemui Suu Kyi di Myanmar. "Kita mengharapkan ini diselesaikan dengan baik, sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan," harapnya.(ara/jpnn/end)



Berita Terkait


Demi Rohingya, Menlu Retno Temui Aung San Suu Kyi demi Rohingya

Kekerasan Rohingya Berlanjut, Aung San Syuu Kyi Diam Saja ?


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber