Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pisang Unik, 40 Centimeter Sudah Berbuah
Senin, 27-04-2015 | 07:22
Oleh : Taufiq Lubis
Mojokerto pojokpitu.com, Warga Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, dihebohkan dengan tunas pisang yang masih mudah namun telah berbuah. Padahal, pada umumnya tanaman pisang akan berbuah jika telah tumbuh selama 1 tahun.

Keunikan tunas pisang jenis rojo bandung ini membuat banyak warga ingin melihatnya. Pohon pisang yang baru berumur 2 bulan ini telah mengeluarkan buahnya.

Umumnya, setiap pohon pisang yang ditanam dan tumbuh besar akan memunculkan tunas-tunas baru disekitar pohon yang besar. Begitu juga dengan pohon pisang ini. Dari 15 tunas yang muncul, hanya tunas pisang ini yang keluar buahnya.
 
"Keberadaan pisang unik ini pertama kali diketahui pemilik kebun, Juamiyah. Kabar penemuan itu langsung tersebar dan membuat heboh seluruh warga desa. Mereka lalu berbondong-bondong memenuhi kebun pisang milik Jumaiyah ini," kata Tuguh Prayitno, seorang warga setempat.
 
Agar tidak merusak tunas pisang unik tersebut karena banyaknya warga yang memenuhi arena kebun pisang, pemilik kebun memagari area tunas pisak unik itu dengan tali rafia dan spanduk.
 
Selain unik, keberadaan tunas pisang muda dan berbuah ini juga diyakini warga dapat membawa rejeki dan berkah. Sebagian warga menaruh air mineral di bawa pisang unik tersebut yang dipercaya jika diminum dapat menyembuhkan berbagai penyakit.(ern)

Berita Terkait


Pohon Pisang Unik, Tumbuh di Hutan Lereng Wilis

Wow, Pisang Unik Bikin Penasaran Warga

Pisang Unik, Sudah Mati Ternyata Masih Berbuah

Pisang Unik, Tumbuh dari Batang yang Sudah Mati


Pisang Unik Bertandan Tiga Gegerkan Warga

Pisang Unik Satu Pohon Berbuah Empat Tandan

Pisang Unik, 40 Centimeter Sudah Berbuah
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber