Berita Terbaru :
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
   

Reka Ulang Pembunuhan Disambut Isak Tangis Anak Korban
Mataraman  Rabu, 23-08-2017 | 12:51 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Pelaku memperagakan 13 adegan di rumah istrinya yang sudah mempunyai suami siri. Foto Amin
Mojokerto pojokpitu.com, Saiman, pelaku pembunuhan 2 orang warga Tambak Agung, Kecamatan Puri, Rabu pagi menjalani rekontruksi atau reka ulang kasus pembunuhan yang dilakukannya 2 hari lalu.

Pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Buser Polres Mojokerto Selasa malam. Pelaku memperagakan 13 adegan di rumah istrinya yang sudah mempunyai suami siri, yang dibantai secara sadis saat kedua korban sedang tertidur.

Pada adegan ke 5 dan 6, terlihat korban yang pertama dihabisi adalah Ahmad Wiyono, berlanjut pada Khomariyah menggunakan celurit.

Muhamad Taufiq, anak pertama korban yang menjadi saksi dalam rekontruski tersebut menangis histeris, melihat ibunya dibantai oleh pelaku yang merupakan ayahnya sendiri. Dirinya meminta, tersangka dihukum seberat beratnya atau hukuman mati.

Menurut AKP Budi Santoso, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, tujuan reka ulang memberikan gambaran pada penyidik terkait peran pelaku, serta untuk melengkapi berkas dalam kasus pembunuhan sebelum diserahkan pada Jaksa Penuntut Umum Kejasakaan Negeri Mojokerto.

Tak hanya keluarga korban, warga Desa Tambak Agung juga meminta pelaku pembunuhan dihukum seberat beratnya, karena dilakukan tersangka sangat sadis. (pul)

Berita Terkait

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati

Reka Ulang Pembunuhan Disambut Isak Tangis Anak Korban
Berita Terpopuler
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  4 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  16 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  17 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber