Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Potensi Pasar Industri Fashion Muslim Indonesia Amat Luas
Selasa, 22-08-2017 | 11:36
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Fashion Moslem Designer mengakui, jika industri busana muslim Indonesia terus berkembang. Hal itu didukung dengan pengguna hijab di Indonesia yang juga turut menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada 2016 lalu, pengguna hijab Indonesia ditaksir mencapai 20 juta jiwa. Hal ini menjadikan industri busana muslim memiliki potensi pasar sangat luas.

Sebagai pemilik Lini Fashion Lia Afif dan Lubna, Lia mengakui banyaknya pasar yang potensial menjadikan persaingan industri menjadi sangat ketat. Menurutnya, untuk bisa berjuang, produk fashion harus memiliki ciri khas yang membuat konsumen tertarik dan tidak berpindah tempat. Keberadaan pilihan pemesanan secara custom dan ready to wear bisa menjadi hal yang menonjol di kalangan konsumen, sehingga konsumen bisa memilih busana seperti yang diinginkan.

"Bukan hanya itu, memiliki ciri khas rancangan juga bisa membuat konsumen menyukai desain para desainer. Seperti desain milik saya yang umumnya menggunakan kain nusantara, baik tenun, batik, atau songket. Pengguunaan material kain nusantara yang saling tabrak warna membuat rancanganini berbeda dari desainer lain," kata Lia Afif, Fashion Moslem Designer.

Dengan konsep rancangan yang matang, saat ini produk Lia sudah go international. Terlebih, sejak dia aktif mengikuti ajang fashion tingkat dunia seperti Tokyo Modest Fashion Week di Jepang, Torino Fashion Week di Italia, Saverah Fashion Week di London, dan beberapa negara lain. Dengan begitu, busana rancangannya pun mulai banyak diminati wanita muslim dunia.

Industri fashion saat ini mampu menyumbang 50 persen dari pendapatan negara di bidang industri kreatif. Diantaranya, terdapat pertumbuhan ekspor 2-3 persen setiap tahunnya. Tercatat, dari 750 ribu IKM di Idonesia, 30 persennya merupakan industri fashion muslim.

Bahkan, data dari Kemendagri menunjukkan, sekitar 80 persen busana muslim dijual untuk pasar domestik, sedangkan sisanya diekspor. BPS justru mencatat, jika 10 persen pemain industri busana muslim adalah perusahaan besar, 20 persen perusahaan menengah, dan 70 persen sisanya adalah perusahaan kecil. (pul)

Berita Terkait


Potensi Pasar Industri Fashion Muslim Indonesia Amat Luas

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Koneksi Gagal Mas query= insert into deteksi_terpopuler (urut,tgl,jam,key_urut_berita,judul_berita,ip,jumlah_baca,perangkat) values ('1157245','2017-11-22','10:27:17','51361','Potensi Pasar Industri Fashion Muslim Indonesia Amat Luas','54.162.250.227','1','desktop')