Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Di HUT Kemerdekaan RI Ke 72, Masih Ada Orang Miskin Jualan Sapu Lidi
Jum'at, 18-08-2017 | 16:58
Oleh : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Di usia ke 72, bangsa Indonesia seharusnya sudah tidak ada lagi orang miskin. Tidak keluarga miskin seperti di Desa Pokaan , Kecamatan Kapongan, Situbondo . Hidup memprihatinkan di rumah sederhana, warga miskin ini hanya berjualan sapu lidi ke pasar.

Adalah Kasan (53), tinggal di rumah memprihantinkan di Desa Pokaan Rt 02 Rw 13, Kecamatan Kapongan, Situbondo.  Setiap hari Kasan dan istrinya Enik (49), harus mencari pelepah kepala kering yang jatuh di kebun orang. Kasan bisa menjual 3 buah sapu lidi setiap harinya. Setiap sapu lidi dijual seharga Rp 2.500. Itu artinya penghasilannya hanya Rp 7.500 hingga Rp 12.500 perhari.
 
Dengan penghasilan pas pasan, Kasan harus berhemat dan makan seadanya. Kasan kadang membantu tetangga dan mendapatkan upah beras atau kelapa.
 
Kasan tinggal di rumah sederhana. Rumah yang ditempatinya itu merupakan bantuan rumah tidak layak huni, RTLH, TNI angkatan darat. Namun sejak dua tahun ini rumahnya rusak karena tertimpa pohon. Di rumah sederhana itulah, Kasan tinggal bersama istri dan anaknya yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar.
 
Meski memiliki anak usia sekolah, Kasan tidak termasuk penerima program keluarga harapan, PKH. Beruntung, anaknya masih menerima Kartu Indonesia Pintar, sehingga kebutuhan di sekolahnya seperti seragam dan buku gratis.
 
Sementara itu Siti Nur Maulida, anak Kasan, mengaku menjadi anak orang miskin tak membuatnya patah semangat. Meski kerap dicemooh teman sekelasnya karena anak orang miskin, siswa berusia 8 tahun itu mengaku tak minder demi mengejar cita-citanya menjadi dokter.
 
Ditengah himpitan ekonomi, Kasan mengerjakan apa saja untuk menghidupi keluarganya . Tak hanya menjadi pembuat sapu lidi, Kasan juga mencari kayu bakar untuk uang saku anaknya ke sekolah. Kasan memang bukan seorang pejuang sekaligus adalah tulang punggung bagi keluarganya. (pul)

Berita Terkait


Demi Bansos ke Siswa Miskin, Forum Pendidikan Jatim Siap Masuk Medaeng

Sebatangkara Tinggal di Gubug, Kakek Suryani Luput dari Bantuan Pemerintah

Hasil Survei Cigna: Kesejahteraan Orang Indonesia Turun

Di HUT Kemerdekaan RI Ke 72, Masih Ada Orang Miskin Jualan Sapu Lidi


Kemarau Panjang, Janda Miskin Warga Pegunungan Kapur Hanya Makan Gaplek

Warga Miskin Korban Kebakaran Terlantar

Di HUT Kemerdekaan RI Ke 72, Masih Ada Orang Miskin Jualan Sapu Lidi

Diduga Ada Pungli Bantuan Orang Miskin, Kejari Sidoarjo Panggil Kepala Desa
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber