Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Hati hati, perampokan taksi onl ine kian marak. Di Surabaya, 5 pelaku perampok taksi online berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Pelabuhan, Tanjung Perak. Dua pelaku lainnya masih dalam kejaran petugas. Foto Arip
Komplotan Perampok Taksi Online Dibekuk
Jum'at, 18-08-2017 | 16:37
Oleh : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Berhati-hatilah bagi para sopir taksi online. Karena sopir taksi online kini menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan. Bahkan ada korban yang meninggal karena dibunuh pelaku.

Di Surabaya, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, membekuk  5 pelaku perampokan yang mengicar para sopir taksi online. Salah satu pelaku di tembak kakinya, karena berusaha kabur saat ditangkap. Dua pelaku lain masih kabur dan berhasil menjual mobil hasil rampokan.

Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap komplotan ini berjumlah 7 orang. Mereka bekerja dengan fungsi masing masing , eksekutor dan penjual mobil hasil rampokan .

Menurut Kompol Arief Kristanto, Waka Polres Pelabuhan Tanjung Perak, modusnya memesan taksi online lewat aplikasi. Pelaku mengincar mobil keluaran terbaru yang masih mulus. Mereka naik taksi online bersama-sama lima orang, kemudian korban di ajak putar-putar di kawasan Kalimas.

Salah satu korban itu Mustakim (40) asal Petemon  Sidomulyo , Surabaya. Korban disekap dianiaya dan diancam dibunuh. Selanjutnya korban dibuang ke tempat yang sepi di kawasan Jembatan Suramadu.

"Taksi online langsung di bawa kabur, dan di jual di Probolinggo dengan harga Rp 22 juta," kata Kompol Arief Kristanto.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari korban. Polisi melacak keberadaan handphone pelaku yang dipakai untuk memesan taksi online. Di situlah polisi mengetahui identitas pelaku dan keberadaannya.

Akhirnya keempat tersangka ditangkap di Krembangan Surabaya. Salah seorang tersangka ditangkap di sebuah desa di Kabupaten Ponorogo.

"Ada dua pelaku yang masih buron. Salah satunya adalah otak dari komplotan ini," trambah Kompol Arief Kristanto.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 3 buah celurit dan satu pistol korek api handphone dan baju korban penuh dengan darah.

Kini akibat perbuatanya, 5 tersangka ini harus mendekam di balik jeruji besi. Polisi kini masih memburu dua pelaku lainnya. (pul)

Berita Terkait


Komplotan Perampok Taksi Online Dibekuk

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber