Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Parit, Diduga Korban Tertabrak Kereta
Minggu, 13-08-2017 | 14:27
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Ruas Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu pagi dikejutkan dengan ditemukannya sesosok jasad pria yang terbaring dalam parit di sisi rel kereta api. Diduga, pria tanpa identitas ini menjadi korban tabrak kereta api Bima tujuan Jakarta - Surabaya - Malang.

Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian korban diduga hendak menyebrang melewati rel kereta api dari arah barat ke timur. Namun ia tidak melihat kereta api yang melintas dari arah utara ke selatan menuju Kota Malang. Korban pun langsung terlempar ke dalam parit dengan sejumlah luka berat di sekujur tubuhnya .

Kapolsek Wonokromo, Kompol Agus Bahari yang berada di lokasi kejadian mengatakan, "Korban tidak membawa identitas apapun dan diperkirakan berusia 45 tahun. Guna memastikan penyebab tewasnya korban, polisi langsung mengevakuasi jenasah ke Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya untuk proses otopsi."

Peristiwa tabrakan kereta api yang menewaskan penyebrang jalan ini sempat menjadi tontonan warga dan pengendara kendaraan yang melintas di Jalan Ahmad Yani. (end)

Berita Terkait

18-05-2017 | 14:39
Laka Kereta, Dua Orang Tewas di Jember
30-04-2017 | 02:24
Dua Korban Laka Kereta Api Berangsur Membaik
24-04-2017 | 18:21
Laka Kereta Api Vs Xenia, Dipastikan Karena Kelalaian Korban
22-10-2016 | 11:36
Laka Kereta Api Vs Angkot Tiga Tewas Sekaligus

24-04-2017 | 18:21
Laka Kereta Api Vs Xenia, Dipastikan Karena Kelalaian Korban
18-03-2017 | 14:58
Petani Bunuh Diri Tabrakan Diri ke Kereta Api
09-03-2017 | 14:02
Diduga Mabuk, Pemuda Tewas Ditabrak Kereta Api
27-02-2017 | 11:10
Duh, Rudiansyah Tewas Tertabrak Kereta Api

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber