Berita Terbaru :
Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Warga Ponorogo Masih Bandel Terbangkan Balon Tanpa Awak
   

Ratusan Warga Turun ke Proyek Tol, Tagih Janji Pembuatan Jalan
Mataraman  Sabtu, 12-08-2017 | 14:40 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Ratusan warga ini memadati proyek Tol Mantingan Kertosono yang ada di Desa Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, dengan membentangkan sejumlah poster bernada kecaman.

Mereka menuntut pihak pelaksana proyek tol, yakni PT (Ngawi Kertosono Jaya) NKJ memberikan ganti rugi jalan desa yang kini terkena dampak mega proyek nasional tersebut.

Aksi ini merupakan aksi yang ke-4. Sebelumnya, mereka sudah pernah melakukan dialog dengan pihak PT NKJ, namun tidak pernah ada kata sepakat.  Tuntutan warga, yakni ingin dibuatkan jalan terowongan akses jalan tembus ke sawah mereka.

Mereka juga menanyakan uang ganti rugi tanah jalan pertanian yang merupakan tanah kas desa (TKD) yang terkena tol. Selain itu, warga juga menuntut agar pihak pelaksanan tol mengembalikan fungsi saluran pengairan .

Setelah dilakukan diskusi antara pihak warga, pemerintah desa dan pihak pelaksanana proyek Tol Mantingan Kertosono selama kurang lebih 2 jam membuahkan hasil. Meski pihak pelaksanana tol tak mampu menuruti permintaan warga atas pembangunan underpass maupun overpass.

Pihak pelaksana tol berencana akan membangunkan frontage atau akses jalan warga dengan menuju arah over pass yang tak jauh dari jalan warga yang terdampak proyek tol.  Ini dikatakan Charles Lendra, pimpinan proyek NKJ Paket 3.

Selama aksi berlangsung puluhan anggota kepolisian diterjunkan guna berjaga - jaga dikhawatirkan aksi ratusan warga ini berlebihan sehingga dapat mengganggu proses pembangunan proyek tol tersebut .(end)


Berita Terkait

Tol Paspro Akan Diresmikan Presiden Bulan Desember

Sambil Telanjang, Warga Blokir Jalur Pantura Tuntut Jalan Desa Dibuka

Ratusan Warga Turun ke Proyek Tol, Tagih Janji Pembuatan Jalan

Panen Tebu Warga Terhambat Proyek Tol Manker
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  9 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  5 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber