Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Ojek konvensional di sekitar stasiun besar madiun geram saat mengetahui pengemudi ojek onlien mengambil atau menurunkan penumpang di Sekitar Stasiun Besar Madiun. Foto Kris
Ojek Konvensional Geram, Bakal Sweping Ojek Online
Jum'at, 11-08-2017 | 17:39
Oleh : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Sejumlah pengemudi ojek konvensional yang mangkal di Depan Stasiun Besar Madiun, geram dengan ulah pengemudi ojek online. Sebab pengemudi ojek online melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

Padahal sebelumnya, ojek konvensional sudah memberikan kelonggaran kepada driver ojek online dapat menaikkan dan menurunkan penumpang di radius 400-500 meter dari stasiun. Namun kesepakatan itu tidak diindahkan.

Budi Doso Santoso, pengemudi ojek konvensional mengatakan sudah beberapa kali pihaknya mengetahui driver ojek onlien mengambil penumpang di dalam radius yang ditentukan.

Bahkan, ada juga driver ojek online tidak memakai atribut. Beberapa driver yang melanggar kesepakatan telah dicatat nomor pelat motornya oleh ojek konvensional.

Ojek konvensional meminta kepada driver ojek online untuk mentaati peraturan yang telah disepakati. Jika tidak, ojek konvensional akan terus melakukan sweeping. (pul)

Berita Terkait

19-09-2017 | 19:53
Tuntut Ojek Online Dibubarkan, Ratusan Tukang Becak Datangi DPRD
19-08-2017 | 09:16
Hasil Rakor Terkait Ojek Online Adalah NIHIL
15-08-2017 | 18:54
Polres Panggil Perwakilan Ojek dan Gojek
15-08-2017 | 05:14
Wawali Minta Persoalan Gojek Segera Diselesaikan

11-08-2017 | 17:39
Ojek Konvensional Geram, Bakal Sweping Ojek Online
10-08-2017 | 17:32
Dishub Tak Keluarkan Rekom Soal Gojek
10-08-2017 | 16:55
Pemkot Tarik Sementara Izin Gojek
16-06-2017 | 13:59
Ojek Gendong, Mudik Ala Penumpang Tujuan Pulau Raas

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber